Morotai Mall Mulai Dibangun

Morotai, Maluku Utara – Jelang berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Morotai Beny Laos-Asrun Padoma, Pemda setempat membangun Morotai Mall sebagai revitalisasi Sentra Industri Pembangunan PLTUT KUMKM di kawasan Central Business District (CBD) Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan.

Pantauan Haliyora, Kamis (24/3/2022), pembangunan Morotai Mall mulai dilaksanakan dengan peletakan batu pertama oleh Bupati didampingi Wakil Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati Benny Laos mengatakan, pembangunan Morotai Mall adalah pembangunan mandatori Presiden Joko Widodo untuk percepatan pembangunan di daerah perbatasan.

“Dalam implementasinya diturunkan melalui implementasi terhadap lapangan kerja wirausaha pengentasan kemiskinan dan percepatan menyambut Morotai sebagai kawasan pariwisata nasional,” ucap Benny.

Dikatakannya, pembangunan Morotai Mall akan dibangun dalam dua tahap. “Tapi jika dalam perkembangan ke depan terjadi penambahan penduduk sigifikan, maka akan ditambah tahap ke tiga,” ujarnya.

Dijelaskan, lahan yang digunakan untuk pembangunan Morotai Mall seluas tiga hektar. “Ini bisa memenuhi pertumbuhan skala ekonomi dalam kurun waktu yang cukup panjang,” terang Benny.

BACA JUGA  Sekolah di Morotai Mulai Ajarkan Bahasa Galela

Bagi masyarakat yang ingin berdagang di Morotai Mall, sambungnya, segera daftarkan ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi.

“Kalau struktur bangunan sudah jadi maka saya harap segera mulai bikin finishing-nya, sehingga walaupun saya nanti tidak jadi Bupati lagi (masa jabatan bupati/wakil bupati berakhir baulan Mei 2022) tetapi proses pembangunan Morotai Mall ini harus tetap jalan, agar pas peresmian tidak ada masalah lagi. Warga juga saya minta kita bersama untuk tetap menjaga Morotai Daloha. Mari kita sama-sama kawal agar target pembangunan ini berhasil kita capai,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Disperindagkop dan UKM Pulau Morotai Nasrun Mahasari menyebutkan sumber dana pembangunan Morotai Mall berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Dari DAK sebesar Rp 17,5 miliar dan DAU sebesar Rp 6,5 miliar. Dana dari DAK untuk membiayai pembangunan Sentra Industri Kecil Menengah (SIKM) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Untuk sentra IKM dananya Rp 9 miliar lebih, sedangkan untuk PLUT sebesar Rp 8 miliar lebih. Terus tambah dana sharing daerah sebanyak Rp 6 miliar lebih, sehingga total anggaran pembangunan Morotai Mall ini sebesar Rp 24 miliar lebih,” rincinya.

BACA JUGA  Rekrut PTT Jelang Pilkada, Mochtar Adam : Ini Pola Primitif Pertahankan Jabatan

Dikatakan, Morotai Mall dibangun di atas lahan seluas 5.039 meter persegi. ”Bangunan lantai satu seluas seluas 1.835 meter persegi, lantai dua seluas 1.604 meter persegi, Sementara untuk basement seluas 1.600 meter persegi. Jadi totalnya 5.039 meter persegi,” sambung Nasrun.

Ditargetkan pembangunan Morotai Mall rampung dalam waktu 300 hari atau sekitar bulan Februari 2023 sudah rampung. ”Jadi pada tahun 2023 warga Morotai sudah bisa bertransaksi jual beli di Morotai Mall, pungkasnya. (Tir-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah