Halsel, Maluku Utara- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan pada tahun ini fokus dengan progam pembangunan smart city. Program kota pintar yang dirancang itu menelan anggaran sebesar Rp 52 miliar melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Halmahera Selatan, M Thahrim Imam menyebutkan, total alokasi APBD TA 2022 ini terdapat di empat Organisasi Perangkat Daerah atau OPD.
“Yaitu Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (Disperkim) dengan pagu anggaran sebesar Rp 20.986.400.020, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebesar Rp 13.473.794.000, Dinas Pariwisata Rp 7.000.000.000, serta Diskominfo Statistik dan Persandian sebesar Rp 10.675.127.392. Dari setiap anggaran ini untuk menangani program smart city tahun 2022,” ujar Thahrim, ketika dikonfirmasi Haliyora.id, Senin (10/1/2022).
Ia menyatakan, perencanaan smart city ini sebelumnya sudah dimulai sejak tahun 2021. Dan OPD yang paling berperan aktif dalam program ini adalah Dinas PUPR dan Disperkim yang menangani pembangunan fisik, sedangkan Diskominfo menangani IT dan perangkat lunak.
“Namun, untuk semua OPD sudah menyatakan mendukung program ini, tetapi dilakukan penyesuaian dengan perencanaan dan program dari masing-masing OPD,” lanjut dia.
Thahrim menambahkan, Kementerian Kominfo sudah menyampaikan hasil asesmen terkait dengan program gerakan smart city (kota pintar) dari 88 Kabupaten kota di Indonesia, dan yang mengikuti program tersebut hanya 50 Kabupaten Kota yang dipilih.
“Yang salah satunya Halsel ditetapkan sebagai program kota cerdas untuk melaksanakan program smart city, bahkan Halsel juga ditetapkan sebagai peringkat ke lima dari 50 Kabupaten Kota yang dipilih Kemenkominfo RI secara nasional,” sambungnya. (Asbar-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!