Aneh, Kades di Sula Diancam Tuntaskan Kasus Kriminal

Sanana, Maluku Utara- Puluhan remaja  Desa Malbufa yang menamakan diri Aliansi Remaja Kritis (Anarkis), pada Senin (13/12/2021), melakukan aksi unjuk rasa. Mereka menuntut pemerintah desa segera menyelesaikan masalah desa.

Mirna, salah satu peserta demo menyebutkan, maslah penting yang harus disikapi dan diselesaikan Pemdes (Kepala Desa) adalah tiga  kasus kriminalisasi perempuan dan pencemaran nama baik, tapi  hingga sekarang tidak digubris.

Kasus-kasus tersbut adalah satu kasus pemerkosaan, dua kasus pelecehan, dan satu kasus pencemaran nama baik. “Permasalahan di Desa Malbufa cukup banyak. Sebagai kepala desa yang menjadi pemimpin masyarakat, seharusnya fokus menyelesaikan masalah yang timbul dan menyusahkan masyarakatnya,” tandas Mirna.

BACA JUGA  Polda Malut Dibantu Tim Bareskrim Polri Selidiki Penyebab Kebakaran Speedboat Milik Cagub Benny Laos

Mirna mengancam bahwa Aliansi remaja (Anarkis) akan memboikot kantor desa untuk selamanya jika tuntutan mereka tidak diindahkan. “Jika tuntutan kami tidak diindahkan, kantor desa ini akan kami boikot selamanya,” ujarnya.

Sementara, koordinator aksi, Sudarlan Makian meminta Pemdes menindaklanjuti tuntutan pendemo.

Dikatakan, ada empat tuntutan pendemo yakni menyelesaikan satu kasus pemerkosaan, menyelesaikan dua kasus pelecehan, menyelesaikan satu kasus pencemaran nama baik serta menyelesaikan pembangunan di desa, 

Terpisah, kepala Desa Malbufa, Hamis Umakamea saat dikonfirmasi mengaku mempunyai kesibukan dengan agenda vaksinasi, sehingga tidak bisa ketemu dengan masa aksi. “Saya ada sibuk dengan agenda vaksinasi di aula pertemuan, sehingga tidak sempat ketemu dengan adik-adik yang melakukan aksi demo tadi,” jelasnya

BACA JUGA  Jabatan Sekda Halsel Mulai Diasesmen, Ini Kata Bupati

Menurutnya, kalau ada masalah terkait dengan pemerintah desa, sebaiknya di komunikasikan terlebih dahulu. ”Jangan langsung ada gerakan aksi seperti ini,” tutur Kades

Meski begitu, Kades bejanji akan secepatnya mengundang  Aliansi Remaja Kritis (Anarkis) untuk diskusikan tuntutan mereka..

“Saya minta maaf karena sibuk melakukan kegiatan vaksinasi sehingga  tidak bisa temui massa aksi, akan tetapi secepatnya saya akan panggil dorang untuk kita diskusi terkait tuntutan mereka,” pungkasnya. (Sarif/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah