Sanana, Maluku Utara- Selama dua hari berturt-turut, tepatnya pada Sabtu dan Minggu (04 dan 05/12/2021), banjir rob akibat angin kencang dan ombak besar melanda pemukiman warga Desa Waisun, Kecamatan Mangole Utara, Kabupaten Kepulauan Sula.
Pada Hari Sabtu (04/12/2021), banjir rob mengakibatkan tiga rumah warga rusak ringan sehinga diungsikan. Sedangkan pada Minggu (05/12/2021), banjir rob kembali menggenangi rumah warga. Sembilan rumah warga tertimbun material pasir sehingga diungsikan.
Kepada Haliyora, Ketua RW 02 Desa Waisum, Anton La Buni mengatakan, saat ini warga yang terdampak banjir rob diungsikan ke dataran tinggi untuk mengantisipasi banjir susulan.
“Banjir hari Sabtu menyebabkan tiga rumah warga rusak ringan. Banjir pada hari Mingu kemarin agak deras. Sembilan rumah warga tertimbun material pasir. Mereka semua sudah diungsikan ke datran tinggi untuk hindari banjir susulan,” terang Anton, Senin (06/12/2021).
Sambung Anton, masalah yang mulai dihadapi warga saat ini adalah mulai kekurangan air bersih dan ketersediaan sembako. “Persediaan sembilan bahan pokok mulai menipis karena cuaca buruk sehingga warga tidak bisa berbelanja ke ibu kota,” ungkap Anton.
Sementara, Julham, salah satu Guru SD Waisum, menyampaikan bahwa hingga saat ini warga terus berjaga-jaga di bibir pantai memantau perkembangan cuaca jangan sampai terjadi banjir susulan.
“Sampai pukul 20.00 WIT tadi malam (Munggu malam), masyarakat terus berjaga-jaga di pantai, khawatir terjadi banjir Rob susulan,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada sentuhan bantuan terhadap warga terdampak dari BPBD Sula, Kepala BPBD Kepulauan Sula Buhari Buamona dikonfirmasi pun belum memberikan tanggapan. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!