Halsel, Maluku Utara- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Selatan mengelar Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Kecamatan Kayoa dan Kecamatan Kayoa Selatan.
Sebagaimana disampaikan Kordinator Wilayah Kayoa, Jubeda Saleh, mengatakan bahwa Asesment Nasional ini berfungsi untuk pemetaan sekolah dan sangat berpengaruh terhadap penentuan akreditasi sekolah.
Dijelaskan Jubeda, dalam rangka memajukan pendidikan nasional, siswa/siswi Sekolah Dasar (SD) di 2 Kecamatan Yakni Kecamatan Kayoa Selatan dan Kayoa yang terdiri dari 24 Sekolah Dasar mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang SD tahun 2021. ANBK merupakan salah satu terobosan pemerintah dalam melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sekolah. ANBK diklaim sangat penting untuk meningkatkan mutu sistem pendidikan di Indonesia.
“Jadi, kalau hasil asesmen nasionalnya bagus sekolah kita tidak akan di visitasi untuk akreditasi,” jelasnya.
Terkait dengan pelaksanaan ANBK 2021, salah satu Kepsek SDN 46 Halsel, Sitiama Taher, kepada Haliyora Rabu, (01/12/2021) mengatakan sebagai sekolah penyelenggara mengungkapkan terima kasih kepada tim teknis dan proktor (staf Dikdas) pak, Salamat Zen dan Basithur Rizqi.
“Kami ucapkan terimakasih kepada staf Dikdas Dinas Pendidikan Halsel yang telah meluangkan waktunya selaku tim teknis dan proktor yang secara suka rela, membantu, mendampingi mempermudah proses asesmen di 24 Sekolah Dasar,” tutur Siti mewakili 24 Kepsek SD di dua Kecamatan.
Terpisah dikonfirmasi Tim Teknis dan Proktor Dikbud Halsel, Salamat Zen bersama Basithur Rizqi, kepada Haliyora Rabu, (01/12) mengaku Asesment Nasional Pada Gelombang kedua sempat ada masalah tekhnis yakni server down yang mangkibatkan 2 sekolah ditunda pelaksanaannya dan dilanjutkan pada hari senin s/d selasa tanggal 29 s/d 30 November 2021.
“Sekalipun ada ganguan server down, tetapi Alhamdulillah 2 sekolah tersebut sudah selasai melaksanakan Asesment Nasional Berbasis Komputer,” terangnya.
Kata Basithur, pelaksanaan ANBK 2021 berlangsung lancar dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. “Asesmen nasional ini tak hanya diikuti oleh siswa maupun siswi saja, akan tetapi diikuti juga oleh guru dan kepala sekolah. Siswa harus mengerjakan tiga instrumen asesmen nasional yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi dan Numerasi, Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belajar, sedangkan guru dan kepala sekolah hanya mengerjakan instrumen survey lingkungan belajar,” pungkasnya.
Diketahui, Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2021 Jenjang SD itu Gelombang 1, mulai pada tanggal 15 s/d 16 November Gelombang ke 2, Tanggal 17 s/d 18 November, Gelombang 3,Tanggal 22 s/d 23 Gelombang 4, Tanggal 24 s/d 25 berjalan lancar. (Asbar-***)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!