Morotai, Maluku Utara- Sebanyak 88 desa di Kabupaten Pulau Morotai akan melakukan pilkades serentak. Tahapannya sudah dimulai sejak tahun 2020 lalu, namun hingga menjelang akhir 2021 ini belum ditetapkan hari H pemilihan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Pulau Morotai, Marwan Sidasi saat dikonfirmasi terkait waktu pelaksanaan pilkades mengatakan pihaknya juga belum mengetahui pasti.
“Saat ini ada dilaksanakan sekolah calon Kepala Desa. Dari sekolah Cakades ini baru ditetapkan siapa yang lolos sebagai calon untuk ikut berkompetisi. Sementara kami juga belum kantongi hasil sekolah atau seleksi Cakades itu dari Timsel Kabupaten. Jadi belum tau kapan pelaksanaan pilkdes ini. Kami sih ingin cepat tapi sampai sekarang nama-nama cakades juga belum ada dari Timsel Kabupaten,” terangnya, Senin (01/11/2021).
Menurutnya, Pilkades Serentak di Pulau Morotai tidak bisa ditunda lagi, karena tahapannya sudah berjalan. ”Tapi semua tergantung bupati, mau dilaksanakan tahun ini atau tahun depan,” ujarnya.
Dijelaskan, sebenarnya, waktu (tanggal) pilkades serentak sudah ditentukan saat pengumuman hasil sekolah Cakades tahap pertama. Namun yang lolos sebagai calon dalam seleksi atau sekolah pertama itu hanya sebanyak enam orang sehingga dilaksanakan ulang.
“Seleksi (sekolah) Cakades pertama itu Pasing Grade 5,6, dan yang lolos hanya enam orang dari 296 peserta, maka diulang lagi. Hingga sekarang belum tau hasilnya,” ungkap Marwan.
Marwan berharap Tim Seleksi Pilkades serentak Kabupaten Morotai segera menyampaikan hasil sekolah Cakades kepada Panitia Pilkades, mengingat Tahun 2021 sudah mau berakhir.
“Kurang lebih sisa dua bulan lagi tahun 2021 beakhir dan masuk 2022, jadi kami harap Tim Seleksi Cakades cepat serahkan hasil sekolah Cakades kepada Panitia Pilkades, supaya cepat kita tentukan pelaksanaan pilkades ini,” pungkas Marwan. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!