Kontroversi Hasil Seleksi Pilkades Sula

Sanana, Haliyora

Pasca putusan hasil seleksi tambahan Calon Kepala Desa (Cakades) 12 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sula menuai pro dan kontra karna panitia dinilai meloloskan peserta tidak sesuai dengan aturan

Berdasarkan hasil pengumuman seleksi tambahan yang disampaikan kepada panitia Pilkades tingkat desa pada Selasa (13/04/2021), jumlah bakal calon yang mengikuti skrening sebanyak 279 orang tersebar di 47 desa dari 12 kecamatan. Yang lolos screning sebagai bakal calon sebanyak 125 orang.

BACA JUGA  596 Botol Miras Ilegal Dimusnahkan Polres Halteng, Hasil Sitaan 4 Bulan Terakhir

Hasil tersebut diprotes warga. “Panitia pilkades kabupaten  tidak objektif. Cakades yang lolos atas arahan dan instruksi bupati,” ungkap Akmal, salah satu warga Desa Waisakai yang juga calon kades.

Dalam Amatan Haliyora, setidaknya masyarakat di Desa Waitamua dan Waisakai yang gencar melakukan protes.

Warga meminta panitia Pilkades Kabupaten membatalkan hasil screning kemudian discrening ulang secara terbuka di depan masyarakat.

BACA JUGA  Buntut Pilkades, Pemalangan Kantor Desa Wainib Sula Dipolisikan

Warga juga mempertanyakan pergeseran jadwal pelaksanaan Pilkades serentak yang semula dijadwalkan 19 April, molor ke 29 April 2021. Sampai berita ini dipublis panitia Pilkades tingkat kabupaten tidak dapat di hubungi. (Sarif-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah