Sanana, Haliyora
Pasca putusan hasil seleksi tambahan Calon Kepala Desa (Cakades) 12 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sula menuai pro dan kontra karna panitia dinilai meloloskan peserta tidak sesuai dengan aturan
Berdasarkan hasil pengumuman seleksi tambahan yang disampaikan kepada panitia Pilkades tingkat desa pada Selasa (13/04/2021), jumlah bakal calon yang mengikuti skrening sebanyak 279 orang tersebar di 47 desa dari 12 kecamatan. Yang lolos screning sebagai bakal calon sebanyak 125 orang.
Hasil tersebut diprotes warga. “Panitia pilkades kabupaten tidak objektif. Cakades yang lolos atas arahan dan instruksi bupati,” ungkap Akmal, salah satu warga Desa Waisakai yang juga calon kades.
Dalam Amatan Haliyora, setidaknya masyarakat di Desa Waitamua dan Waisakai yang gencar melakukan protes.
Warga meminta panitia Pilkades Kabupaten membatalkan hasil screning kemudian discrening ulang secara terbuka di depan masyarakat.
Warga juga mempertanyakan pergeseran jadwal pelaksanaan Pilkades serentak yang semula dijadwalkan 19 April, molor ke 29 April 2021. Sampai berita ini dipublis panitia Pilkades tingkat kabupaten tidak dapat di hubungi. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!