Waspadai Dampak La Nina di Maluku Utara

Ternate, Maluku Utara- Dalam dua hari terakhir terjadi hujan lebat disertai kilat dan petir di Kota Ternate pada sore hari.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Sultan Babullah Ternate mengingatkan dampak La Nina di Maluku Utara. Dampak La Nina ini menyebabkan terjadi curah hujan yang sangat tinggi.

Prakiraan Cuaca BMKG Kota Ternate, Fahmi Bachdar kepada Haliyora, Jum’at (29/10/2021), mengatakan, hasil deteksi BMKG pusat bahwa akan terjadi La Nina akhir bulan Oktober 2021 sampai Januari 2022.

BACA JUGA  Sudah 28 ALMA di Maluku-Malut yang Dibangun PLN Sepanjang Tahun 2023

“La Nina sendiri merupakan salah satu faktor terjadinya curah hujan sehingga menyebabkan banjir, tanah longsor,dan pohon tumbang,” kata Fahmi.

Fahmi menjelaskan, La Nina juga mempengaruhi tinggi gelombang wilayah perairan Morotai, Loloda, Jailolo, Batang Dua,  Ternate, Patani, Gebe, serta Kepulauan Sula dan Taliabu. “Untuk tiga hari kedepan terdeteksi adanya gelombang tinggi mencapai 1,5 sampai 2 meter,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pencanangan Vaksinasi di Halbar Tanpa Bupati dan Wakil Bupati

Ia menghimbau kepada warga masyarakat yang berada di bantaran sungai atau wilayah yang sering terjadinya genangan air agar tetap waspada. “Kami menghimbau agar warga tetap waspada dengan adanya dampak La Nina ini, begitu juga masyarakat nelayan agar waspada terhadap tinggi gelombang yang akan terjadi,” tutupnya. (Arul-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah