Morotai, Maluku Utara- Sejumlah mobil dump truck mengangkut material berupa tanah dan batu besar tanpa pengaman melintasi jalan raya (ruas jalan Desa Momujiu-Daruba). Bahkan melaju dengan kencang saling mendahului.
Ulah para sopir truck pengangkut material untuk proyek penimbunan Water From City Tahap II tersebut dikeluhkan warga dan pengguna jalan lainnya. Warga meminta instansi terkait menegur pihak perusahaan yang mempekerjakan sopir itu.
Terkait keluhan warga tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai M. Ramlan Drakel, ST. MT, saat dikonfirmasi Haliyora, Kamis (30/09/2021) mengatakan, pihaknya sudah menegur kontraktor proyek penimbunan Water From Citty Tahap II.
“Kemarin sudah saya sampaikan ke pihak kontraktor dalam hal ini SPI agar menyuruh para sopir pasang rantai pengaman di bagian belakan bak mobil, dan jangan cuma satu supaya aman. Tapi saya akan koordinasi lagi dengan pihak kontraktor. Kalau mereka tidak mengindahkan teguran kami, maka kami akan berikan surat peringatan. Sebab keselamatan pengguna jalan harus diutamakan,” tandasnya. (Tir/Sugi-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!