Protes Kebijakan, Ibu-Ibu Pedagang Barito Aksi di Kantor Wali Kota Ternate

Ternate, Maluku Utara- Pemkot Ternate melakukan penataan pedagang di Pasar Higienis, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah.

Para penjual bawang, rica, tomat (Barito) yang selama ini berjualan di bagian luar gedung pasar dipindahkan ke dalam gedung pasar. Namun penataan penjual di pasar Higienis tersebut mendapat penolakan dari penjual Barito (kebutuhan dapur). Puluhan ibu-ibu penjual di area Pasar Higienis itu pada Rabu siang, (01/09/2021), mendatangi kantor Wali Kota Ternate melakukan protes.

Ibu Gamal abaa, salah satu rombongan mama-mama saat melakukan aksi protes mengatakan, kebijakan pemindahan penjual barang rempah-rempah ke dalam gedung pasar Higienis membuat dagangan mereka tidak laku sehingga pendapatan mereka menurun drastis.

BACA JUGA  Bobo Sabet Juara Lomba Renang Pesisir di Harnus 2023

“Pembeli tara masuk ke dalam pasar membeli dagangan kami, akhirnya dagangan kami berupa sayur dan lain-lain banyak yang busuk. Yang masuk belanja paling satu dua orang sehingga pendapatan kami paling satu hari Rp 15.000 mau beli apa deng doi Rp 15 ribu itu. Ini lama-lama tong mati lapar,” tandasnya.

Mereka meminta Pemkot secepatnya mencari solusi agar para  penjual rempah-rempah jangan ditempatkan di dalam gedung pasar.

BACA JUGA  Asyik Pacaran di Benteng Oranye, Sepasang Muda-Mudi Diciduk Satpol PP Ternate

“Kalau tarada pemerintah atur cara bagaimana supaya pembeli masuk dalam pasar untuk beli tong pe jualan. Torang so pilih pa dong dua kong so jadi Wali Kota deng Wakil Wali Kota kong  habis itu dong kase sengsara pa torang ulang tu. Jangan harap tong mau pilih ngoni lagi, kalau tara capat tangani masalah kami ini,” teriak Gama disambut setuju oleh ibu-ibu lainnya. (Alfian-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah