Sanana, Maluku Utara- Wakil Bupati Kepulauan Sula, H. Saleh Marasabessi mengajak masyarakat dan semua elemen bersatu membangun Kepulauan Sula. Itu disampaikan wakil bupati saat menyampaikan sambutannya pada acara syukuran atas kemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati FAM-SAH di desa Soamole, Kecamatan Sulabesi Tengah, Selasa (27/07/2021).
Dikatakan, agenda politik pilkada maupun Pilkades di Sula telah usai, maka kini saatnya seluruh komponen masyarakat kembali bersatu untuk membangun Kabupaten Kepulauan Sula.
“Beda pilihan dalam kontestasi politik itu hal biasa dalam sistim demokrasi. Namun setelah selesai hajatan politik dan siapa pun yang keluar sebagai pemenangnya, maka itu kemenangan kita semua, sehingga harus dilupakan semua perbedaan yang pernah terjadi. Kini saatnya bersatu kembali untuk bangun Kabupaten Sula. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengawal jalannya pemerintahan kami demi kemajuan dan kesejahteraan kita semua,” imbuh Wabup.
Menyentil dirumahkannya sejumlah tenaga honorer, menurutnya, itu dilakukan bukan untuk mengurangi tenaga honor di Pemda Sula, melainkan semata-mata untuk perbaikan sesuai kebutuhan OPD.
“Jadi merumahkan pegawai honor itu bukan bermaksud mengurangi tenaga kerja atau pegawai, namum itu sebagai upaya perbaikan dan penataan disesuaikan kebutuhan masing-masing OPD. Jadi sebanyak 57 OPD masing-masing melakukan pendataan kembali sesuai kebutuhan pegawai mereka, bukan Pemda menciptakan pengangguran seperti sering dikatakan orang-orang,” terang Wabup.
Dikatakan pula, saat ini Pemda Sula sedang melakukan rekrutmen pegawai non PNS di lingkungan Dinas Pendidikan untuk memberikan kesempatan kepada para guru yang belum berhasil menjadi PNS.
“Saat ini Pemda melakukan perekrutan terhadap guru non PNS untuk mengisi kuota. Ini juga bermaksud memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita di Kepulauan Sula yang belum diberi kesempatan menjadi PNS. Ini semua adalah upaya mensejahterakan masyarakat sesuai visi misi kami, yakni “SULA BAHAGIA. Untuk itu mari kita bersatu, jangan mudah terprovokasi oleh kicauan oknum-oknum atau kelompok-kelompok yang ingin hancurkan Kepulauan Sula karena mungkin keinginannya tidak diakomodir oleh saya dan Ibu bupati,” imbuhnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!