Masuk 10 Event Terbaik, FTJ Bakal Digelar Bulan Depan

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Barat, Fenny Kiat

Halbar, Haliyora

Festival Teluk Jailolo (FTJ) merupakan even promosi daerah yang digelar Pemda Halmahera Barat setiap tahun.

Bacaan Lainnya

Kini, FTJ terpilih sebagai salah satu dari 10 even terbaik kategori even berbasis adaptasi dan inovasi dalam Kharisma Even Nasional (KEN), Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), setelah tiga tahun berturut-turut masuk dalam Calender of Kementrian Pariwisata.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Barat, Fenny Kiat. Kata Fenny, untuk tahun ini pelaksanaan FTJ akan diselenggarakan pada bulan Juni 2021.

“Pelaksanaan KEN FTJ tahun ini pada tanggal 9-12 Juni 2021 dengan tema “The Harmony of the Spice Island,” maknanya, kekayaan adat, budaya, perbedaan suku, ras dan agama di Halmahera Barat dipersatukan kembali dalam harmoni Ino Fo Makati Nyinga, untuk membangkitkan potensi kepulauan rempah menjadi destinasi wisata unggulan yang mendunia,” ungkap Kadis Pariwisata Halbar Fenny Kiat, saat dikonfirmasi via WhatsApp. Selasa (27/05/21).

Dikatakan Fenny, KEN FTJ tahun ini dilaksanakan dengan sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, disebabkan masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“FTJ yang biasanya identik dengan keramaian, saat ini dalam pelaksanaanya harus mengikuti aturan dan arahan Kemenparekraf RI dalam konsep Hybrid Event, yaitu dengan sistem online dan offline,” katanya

Fenny menjelaskan maksud dari konsep Hybrid adalah membatasi penonton offline yang bertujuan mengurangi terjadinya kerumunan. Dia menambahkan, nantinya masyarakat atau pengunjung bisa menyaksikan pelaksanaan FTJ tanpa harus datang ke venue, melainkan dilakukan secara online melalui live streaming Dinas Pariwisata Halbar.

“Euforia FTJ kali ini memang tidak akan sama dengan FTJ sebelumnya, untuk itu pemerintah daerah memohon pengertian kepada masyarakat tentang situasi saat ini, dan menghimbau kepada pengunjung untuk selalu menerapkan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment) di manapun berada, yakni menggunakan masker, mencuci tangan di air mengalir dan menjaga jarak aman dari kerumunan,” ujar Fenny.

Selain itu, Fenny juga mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan yang ditampilkan pada pelaksanaan KEN FTJ 2021 yakni, ritual Sigofi Ngolo, yang merupakan upacara tradisi bersih laut dan tabur bunga, dengan tujuan memohon izin kepada leluhur untuk kelancaran acara oleh masyarakat dengan berziarah ke Pulau Babua

“Ada juga teater kuliner tujuh suku asli di Desa Gamtala yang menawarkan edukasi wisata kuliner dengan menampilkan penanganan dan makanan khas Halmahera Barat, yang disertai dengan deskripsi dan live cooking masyarakat lokal bersama maestro kuliner secara online. Di sini juga disuguhkan atraksi pentas seni yang akan menampilkan kekayaan budaya tujuh suku asli Halmahera Barat,” ungkapnya.

Selain itu juga, akan dilakujan Fun Diving untuk para diverholic menikmati alam bawah laut Halmahera Barat yang luar biasa, dengan spesies ikan serta terumbu karang yang indah. Hal ini akan memberikan pengalaman terbaik dan tentunya kenangan yang tak terlupakan, tambah Fenny

Fenny melanjutkan, Orom Sasadu di rumah adat Sasadu Desa Gamomeng juga bakal diselenggarakan sebagai ucapan syukur atas hasil panen yang didapatkan oleh masyarakat. Bahkan pelaksanaan Orom Sasadu juga dapat diikuti secara virtual dalam kanal Promosi Dinas Pariwisata Kab. Halmahera Barat.

“Expo dan Talkshow Ekonomi Kreatif yang akan menampilkan produk subsektor ekonomi kreatif serta dikupas tuntas dalam talkshow dengan narasumber profesional yang bergerak di bidang tersebut, dan dapat diikuti secara virtual melalui kanal promosi Dinas Pariwisata Kab, Halmahera Barat,” ucapnya.

Lanjut Fenny, pesta tani juga bakal dilakukan dengan menampilkan hasil alam potensi pertanian Halmahera Barat dengan budaya bercocok tanam serta petualangan mengunjungi kebun rempah (Spice Trip), dan Dancing in the Sunset, penyuguhan yang memiliki kesatuan antara seni dan alam, yaitu menyaksikan secara virtual atraksi seni budaya di pesisir pantai saat matahari terbenam di Pantai Lapasi.

“Pentas Seni Budaya yang akan menampilkan atraksi dari sanggar-sanggar di Halmahera Barat dan akan ditayangkan secara online, sehingga semua orang bisa mengakses melalui perangkat dan menonton dari mana saja,” ujarnya

Ia juga menambahkan, pada acara puncak akan ditampilkan persembahan teater musikal yang berlatar Teluk Jailolo  “Sasadu On the Sea” yang merupakan ikon Festival Teluk Jailolo. Sasadu on the Sea, sambung Feny,  juga akan ditampilkan dengan pembatasan jumlah pelakon secara hybrid, sehingga masyarakat bisa menyaksikan melalui kanal promosi Dinas Pariwisata Halbar secara online.

“Semoga Pelaksanaan Festival Teluk Jailolo ini dapat memberikan pengalaman kita semua bisa memasuki era konsep Hybrid Event yang akan berkelanjutan. Bisa memahami situasi dan kondisi new normal yang belum bisa dikatakan sembuh dari Covid-19, sehingga kita harus terus menjaga kesehatan dan memutus rantai penyebaran virus. Ayo berwisata sehat dan terus mengeksplorasi keindahan negeri Halbar,” pungkas Fenny menutup. (Elang-1)

Pos terkait