Galela, Maluku Utara – Masyarakat Desa Togawa Besi, Kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara (Halut), memalang jalan untuk menghadang mobil perusahaan yang menuju kebun mereka, pada Jumat (12/12/2025).
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap PT. Nico yang dinilai ingkar janji untuk memperbaiki jalan rusak yang selama ini menjadi akses keluar masuk kendaraan pengangkut buah kelapa.
Menurut laporan warga, pihak perusahaan melalui pengepul buah kelapa sebelumnya mengatakan akan melakukan perbaikan jalan dengan menurunkan sirtu sebanyak 30 dump truck. Namun hingga kini, warga mengaku hanya tiga dump truck material yang diturunkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebelumnya dong bilang mau perbaiki jalan, sirtu 30 dam oto. Tapi sampe sekarang baru 3 dam yang dong kase turun,” ujar Jai, salah satu warga yang ikut memalang jalan.
Kerusakan jalan tani tersebut disebut semakin parah akibat mobil perusahaan yang keluar-masuk mengambil kelapa dari kebun warga. Padahal tidak semua warga menjual hasil kebun mereka ke PT Nico. Sebagian masih mengolah kelapa menjadi kopra.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









