Halsel, Haliyora
Remon Tuta (30), salah satu warga Desa Woi, Kecamatan Obi Timur, Kabupaten Halmahera Selatan menjadi korban dimangsa buaya hingga tewas, Sabtu (17/4/2021).
Hal itu disampaikan Kepala Desa Woi Yoram Yeraji, kepada Haliyora via telpon, Minggu (18/4/2021). Katanya kejadian naas itu terjadi Sabtu sore (17/04/2021) sekira pukul 15:00 WIT di kali Woi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diceritakan, hewan buas tersebut menyerang korban saat pulang dari kebun dan menyeberangi kali Woi.
“Saat menyeberangi kali tiba-tiba buaya itu menerkam dan menarik Remon ke dalam air lalu memangsanya hingga meninggal,” cerita kades Woi mengutip keterangan teman Remon yang juga sebagai saksi mata.
Yorama menceritakan, Ketika mendengar kabar Remon diterkam buaya di kali Woi, dirinya bersama warga lainnya langsung menuju TKP menggunakan ketinting.
“Waktu sampai di TKP sekitar pukul 16.00 menemukan buaya masih timbul dan bermain dengan jasad Remon. Warga langsung tikam buaya itu tapi tidak mempan dan dia lolos kabur. Jasad korban kemudian kami temukan namun tidak utuh lagi. Separuh badan telah dimakan buaya,” terang Yoram.
Dijelaskan, tubuh korban sudah dalam kondisi dirobek buaya. Kepala dan tangganya terpisah. Yang ditemukan hanya separuh tubuh bagian bawah badan hingga kaki yang ditemukan.
“Tubuh korban yang kami temukan itu tak utuh lagi, sebagian anggota tubuh korban kami lakukan pencarian menggunakan jaring, namun tak ditemukan. Rencana sore ini kami kuburkan.
Kata Yorama, di kali Woi sudah dikenal banyak buaya dengan ukuran besar, namun warga menganggap buaya jinak tidak pernah memangsa orang.
“Makanya dengan kejadian ini pasti membuat warga trauma dan takut, kami sebagai Pemdes berharap masyarakat berikthiar ketika beraktifitas ke kebun melewati kali Woi,” imbuhnya. (Asbar-1)









