Buaya ‘Jinak’ Tewaskan Satu Warga Obi

- Editor

Minggu, 18 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Haliyora

Remon Tuta (30), salah satu warga Desa Woi, Kecamatan Obi Timur, Kabupaten Halmahera Selatan menjadi korban dimangsa buaya hingga tewas, Sabtu (17/4/2021).

Hal itu disampaikan Kepala Desa Woi Yoram Yeraji, kepada Haliyora via telpon, Minggu (18/4/2021). Katanya kejadian naas itu terjadi Sabtu sore (17/04/2021) sekira pukul 15:00 WIT  di kali Woi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diceritakan, hewan buas tersebut menyerang korban saat pulang dari kebun dan menyeberangi kali Woi.

“Saat menyeberangi kali tiba-tiba buaya itu menerkam dan menarik Remon ke dalam air lalu memangsanya hingga meninggal,” cerita kades Woi mengutip keterangan teman Remon yang juga sebagai saksi mata.

BACA JUGA  75 Gugatan Pilkades di Halsel Diputuskan Awal Januari 2023

Yorama menceritakan, Ketika mendengar kabar Remon diterkam buaya di kali Woi, dirinya bersama warga lainnya langsung menuju TKP menggunakan ketinting.

“Waktu sampai di TKP sekitar pukul 16.00  menemukan buaya masih timbul dan bermain dengan jasad Remon. Warga langsung tikam buaya itu tapi tidak mempan dan dia lolos kabur. Jasad korban kemudian kami temukan namun tidak utuh lagi. Separuh badan telah dimakan buaya,” terang Yoram.

Dijelaskan, tubuh korban sudah dalam kondisi dirobek buaya. Kepala dan tangganya terpisah. Yang ditemukan hanya  separuh tubuh bagian bawah badan hingga kaki yang ditemukan.

BACA JUGA  Si Jago Merah Lahap Satu Rumah dan Kios di Kota Ternate

“Tubuh korban yang kami temukan itu tak utuh lagi, sebagian anggota tubuh korban kami lakukan pencarian menggunakan jaring, namun tak ditemukan. Rencana sore ini kami kuburkan.

Kata Yorama, di kali Woi sudah dikenal banyak buaya dengan ukuran besar, namun warga menganggap buaya jinak tidak pernah memangsa orang.

“Makanya dengan kejadian ini pasti membuat warga trauma dan takut, kami sebagai Pemdes berharap masyarakat berikthiar ketika beraktifitas ke kebun melewati kali Woi,” imbuhnya. (Asbar-1)

Berita Terkait

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid
Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif
Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut
Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan
Realisasi Fisik DKP Halsel 2025 Tuntas 100 Persen, Kadis: Kami Jadikan Bahan Evaluasi untuk Program Mendatang
Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi
Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Terus Pantau Distribusi Minyak Tanah di Morotai
Pulau Morotai Dapat Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemenkes
Berita ini 1,146 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:35 WIT

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:26 WIT

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:15 WIT

Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:06 WIT

Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:08 WIT

Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi

Berita Terbaru

Sekkot Ternate, Rizal Marsaloy.

Headline

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Jan 2026 - 20:26 WIT

error: Konten diproteksi !!