Perusahaan Pertambangan Ini Disebut Konsisten Berikan Kontribusi ke Kas Daerah Haltim

Kasubag SDM, Ekbang Haltim, Abdurrahman Baidin

Maba, Haliyora

Pemerintah Daerah Halmahera Timur (Haltim) melalui Bagian Ekonomi dan Pembagunan (Ekbang) mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Haltim tahun 2020 mengalami penurunan lantaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Kasubag SDM, Ekbang Haltim, Abdurrahman Baidin kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (16/03/2021). Ia berharap konstribusi sejumlah perusahaan di Haltim meningkat sehingga mendongkrak PAD.

Menurut Abdurrahman, pada tahun 2020, konstribusi pembangunan dari perusahaan tambang agak kecil, hanya sebesar Rp 25 miliar lebih dibandingkat tahun sebelumnya sebesar Rp 30 miliar lebih.

“Tahun 2020 lalu pandemi Covid-19 sangat berpengaruh juga sehingga kostribusi dari perusahan juga menurun. Pemasukan dari perusahaan ke kas daerah itukan dihitung berdasarkan aktifitas pengapalan. Artinya pemerintah tarik retribusi kalau ada aktifitas pengapalan. Banyak pengapalan semakin besar retribusinya, begitu sebaliknya, sementara karena Covid-19 sehingga kegiatan pengapalan  di perusahaan sangat sedikit,” urainya.

Ia berharap pada tahun 2021 ini ada peningkatan retribusi dari perusahaan tambang. ”Kita berharap tahun 2021 ini bisa naik kontribusi dari sektor tambang,” harapnya

Katanya lagi, di Haltim sendiri hanya ada dua perusahan yang sering menyetor retribusi ke pemerintah daerah, yakni PT. Antam dan PT Ara di kecamatan Wasile.

“Pada Januari 2021 PT. Antam sudah menyetor ke kas Daerah sebesar Rp 2 mliar, sedangkan PT. Ara belum menyetor hingga Maret ini. Itu karena belum ada pemuatan (pengapalan),” ungkap Abdurahman.

Katanya, dua perusahan tersebut selama ini tidak pernah menunggak retribusi ke daerah. “PT. Antam dan PT. ARA tidak pernah menunggak setorannya ke kas daerah,” terangnya.

Ia menambahkan di tahun 2021 ini ada beberapa perusahan tambang yang akan beroperasi di Haltim. ”Tentu ini kabar baik bagi daerah, karena ada investasi masuk. Kalau investasi masuk artinya ada harapan peningkatan pendapatan masyarakat dan pemasukan ke kas daerah, serta penciptaan lapangan pekerjaan. Ini harus disambut dengan baik,” pungkasnya. (RH-1)

Pos terkait