Ternate, Haliyora
Pesta Demokrasi (Baca Pilkada) baru saja usai. Delapan dari 10 kabupaten/Kota di Maluku Utara telah melaksanakan suksesi pimpinan daerah lima tahunan itu. Hasilnya pun sudah diketahui.
Sejumlah partai pengusung pasangan calon berhasil mengantarkan jagoannya meraih kemenangan.
Bagi partai politik, kemenangan di Pilkada serentak 2020 punya arti khusus sebagai pembuka jalan menuju pertarungan politik 2024.
Sebab, pada tahun 2024 mendatang akan digelar pemilihan serentak, baik pileg, pilpres maupun pilkada gubernur maupun bupati/walikota. Kompetisinya semakin berat dan menantang.
Partai yang paling banyak memenangkan pilkada tahun 2020 dapat disebut akan lebih menguasai aliran bola politik 2024. Walaupun dalam politik kadang terjadi kejutan.
Namun paling tidak, di atas kertas kita boleh menganalisa kekuatan dan peluang berdasarkan hasil yang dicapai pada pilkada 2020 itu, walaupun keberhasilan itu tidak mutlak.
Kalau dominasi hasil pilkada 2020 dijadikan salah satu barometer penting menuju sukses 2024, maka akan dengan mudah kita menunjuk partai mana yang paling berpeluang menguasai jalannya kompetisi politik di Maluku Utara pada 2024.
Jika demikian, telunjuk para analisis politik akan mengarah pada PDI-P dan Golkar.
Mengapa ? karena dua parpol ini mendominasi kemenangan pilkada delapan kabupaten/kota se Maluku Utara 2020.
PDI-P sendiri sementara menguasai Kota Tidore Kepulauan (kader partai), Kepulauan Sula (kader partai) dan membagi kekuasan dengan Golkar sebagai pengusung pasangan pemenang di Kabupaten Halsel. Selain itu ada potensi memenangkan pilkada Halut.
Kekuatan yang sama dimiliki Golkar. Partai beringin menguasai Pulau Taliabu, Haltim, Sula dan berbagi kekuasan di Halsel, juga berpeluang menang di Halut dan Ternate.
Ada juga partai yang cukup diperhitungkan sebagai kompetitor tangguh, yakni PKB.
Partai yang identik dengan NU ini belakangan cukup mendapat apresiasi masyarakat. Terbukti dua kadernya berhasil merebut mayoritas simpati rakyat hingga memenangkan pilkada, yakni Wakil Bandahara DPP PKB, Usman sidik yang menang di Pilkada Halsel dan ketua DPW PKB Malut, Jasri Usman yang berpasangan dengan Tauhid Soleman sementara keluar sebagai peraih suara terbanyak pada pilwako Ternate.
Pada Pileg 2019 lalu, PKB Kota Ternate keluar sebagai pemenang dalam pileg 2019 dengan meraih empat kursi parlemen Kota Ternate, mengantar ketua DPC, Muhajirin Bailusy menjadi ketua DPRD.
Keberhasilan yang sama didapat DPC PKB Halsel dengan mendulang tiga kursi DPRD yang mengantar Ketua DPC Halsel, Muslim H. Rakib menjadi wakil ketua DPRD.
Jika pertarungan politik pilkada 2024 dibaca dari hasil pilkada 2020, maka peta politik akan mengarah pada kekuatan Partai PDI-P dan Golkar serta dibayangi PKB
Ini hanya prediksi, analisa dan duga menduga. Bisa benar, juga bisa salah. (Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!