Hendra Karianga: Rebut Demokrat, Kubu KLB Akan Tempuh Jalur Hukum

Ternate, Haliyora

Pemerintah menolak kepengurusan DPP Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang pimpinan Moeldoko.

Menanggapi hal itu, Pengurus Demokrat KLB Moeldoko Maluku Utara, Hendra Karianga kepada Haliyora via telpon, Kamis (01/04/2021) mengatakan DPP Demokrat pimpinan Moeldoko telah menyiapkan langkah hukum lain.

Katanya, langkah hukum lain akan ditempuh DPP Demokrat hasil KLB, setelah menilai alasan penolakan Menkumham atas hasil KLB Deli Serdang terkait administrasi (mandat) peserta KLB. Sementara menurutnya Persyaratan mandat itu sudah terpenuhi, karena peserta KLB sebagian memiliki mandat.

“Dilihat dari kacamata hukum, sebenarnya keputusan Kemenkumham itu soal administrasi. Kalau mengacu kepada AD/ART partai, karena memang salah satu sayarat KLB itu harus diikuti 2/3 pemilik suara. Kalau persyaratan itu sebetulnya sudah terpenuhi dalam KLB Deli Serdang. Sebab yang hadir di KLB itu 316 DPC dan sebagian kantongi mandat, jadi menurut saya itu bagian dari syarat administrasi,” jelas Hendra.

BACA JUGA  Pilgub Malut, Demokrat Tarung Bebas

Hendra menambahkan saat ini DPP Demokrat hasil KLB mempersiapkan langkah hukum yakni menggugat ke PTUN Jakarta.

“Sementara ini DPP KLB Moeldoko mempersiapkan langkah hukum selanjutnya, yaitu mengajukan persolan ini ke  PTUN Jakarta,” pungkasnya

Sebelumnya, pada Rabu (31/03/2021) salah seorang Pendiri Partai Demokrat Max Sopacua mengaku para pendiri enggan membentuk partai baru, walau  kepengurusan DPP kubu Moeldoko tidak disahkan Pemerintah. Bahkan Max mengatakan pihaknya akan menempuh jalur hukum untuk merebut Partai Demokrat.

BACA JUGA  APBD-P Pemprov Malut Disahkan, Target PAD Meningkat

“Tidak ada pemikiran kami untuk membuat partai baru, karena ini partai punya kita kok, bukan punya satu keluarga kenapa harus bikin partai baru ? Ini partai kita yang berjuang mati-matian kok,” kata Max, kepada wartawan (JITUNEWS.COM, Rabu 31/3/2021).

Max mengatakan pihaknya lah yang berjuang keras mendirikan Partai Demokrat. Menurutnya, kader Partai Demokrat sekarang hanyalah sebagai penikmat.

“Yang sekarang duduk ini kan hanya penikmat saja, tapi yang berdarah- darah untuk membangun partai ini ya kami-kami ini, yang sekarang gitu kan penikmat,” ucapnya. (Ichal-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah