Selain Huntap, BPBD Halsel juga Keciprat Rp 10 Miliar dari BNPB

Halsel, Haliyora

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kucurkan dana tanggap darurat Rp 10 miliar untuk pembuatan bronjong di Desa Doro, Desa Madopolo dan Katingan di Desa Silang Kabupaten Halmahera Selatan.

Hal itu disampaikan Kaban BPBD Halsel, Abukarim Latara, saat diwawancarai Haliyora di ruang kerjanya Senin (08/03/2021).

Kata Abukarim, selain hunian tetap (Huntap), bantuan tanggap darurat akibat gempa bumi yang melanda Halsel pada Tahun 2019 dengan nilai bantuan sebesar Rp 94 miliar bagi masyarakat Halsel yang terdampak gempa, ada juga bantuan 10 miliar pekerjaan bronjong dan katingan.

BACA JUGA  Unjuk Rasa Tuntut Penyelesaian Jalan Lingkar Pulau Makian Berakhir Ricuh

Abukarim mengatakan, pekerjaan pembangunan rumah warga yang rusak ringan sebanyak 746 unit dan rusak sedang sebanyak 953 unit akibat gempa tahun 2019 telah selesai dikerjkan, tersisa 1.201 unit rumah katagori rusak berat yang masih dikerjakan dan diperkirakan selesai akhir Maret 2021

“Hunian Tetap (Huntap) kategori rusak berat yang selesai dibangun sekitar 30 persen lebih, masih banyak belum selesai namun kontraktor (PT. Jera Bangun Persada) sudah dipanggil tanda tangan berita acara penyelesaian akhir Maret,” ujarnya.

BACA JUGA  Kisruh Internal Komisi II DPRD Malut Makin Panas, 8 Fraksi Gabung Jurus 'Gusur' Yulin

Abukarim menambahkan, kalau dana tanggap darurat tahun 2020  sebesar Rp 10 miliar lebih untuk pekerjaan bronjong di Desa Doro Kecamatan Gane Barat, Bronjong Desa Madopolo Kecamatan Obi Utara dan Katingan di Desa Silang Kecamatan Bacan Timur Selatan masih dalam tahap pekerjaaan, belum selesai juga,” pungkasnya. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah