Maba, Haliyora
Sejumlah Desa di Halmahera Timur diminta segera menyelesaikan pekerjaan proyek yang belum tuntas di tahun 2020. Hal itu disampaikan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Timur (Haltim), Badalan Uat, saat diwawancarai, Rabu (03/03/2021).
Kepada Wartawan, Badalan mengatakan sejumlah desa belum merealisasi program tahun 2020, bahkan sejumlah kegiatan pembangunan yang sudah dilaksankan belum diselesaikan. Ia meminta desa yang belum menuntaskan program tahun 2020 yang sudah dijalankan agar diselesaikan tahun 2021 ini.
“Jadi saya minta kepada seluruh pemerintah desa agar menyelesaikan program yang belum tuntas tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Dikatakannya, banyak program di desa yang pada tahun sebelumnya belum terealisasi akibat pengalihan angaran (refocusing) untuk penanggulangan covid-19, sehingga sejumlah program terpaksa ditangguhkan di tengah jalan. “Kalau tahun kemarin kan ada pelaksanaan program yang sudah di tengah jalan namun progres pekerjaannya terhenti karena pembiyaannya dialihkan untuk penanganan Covid-19,” terang dia.
“Itu juga yang terjadi di desa labi-labi yang sempat dilaporkan warga, karena imbas dari kebijakan refokusing oleh pemerintah pusat untuk Covid-19 sehingga sejumlah program seperti rumah layak huni dan beberapa item pekerjaan lainnya belum bisa diselesaikan. Hanya saja dalam musyawarah desa terkait perubahan mata anggaran kurang adanya sosialisasi dari pemerintah desa sehingga tidak diketahui masyarakat, tetapi saya tekankan agar hal itu segera diselesaikan,” tegasnya Badalan, saat ditanya tentang beberpa kegiatan di desa Labi-labi yang tersendat dan dipersoalkan masyarakat. (RH-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!