Kapolda Launching Kawasan Wajib Masker, Ini Penerapannya

Kapolda Malut Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K.

Ternate, Haliyora

Kepolisian Daerah Maluku Utara kembali melaunching Kawasan Wajib Masker (KWM).

Bacaan Lainnya

Kali ini kawasan wajib masker diberlakukan di kawasan pelabuhan yang dilaksanakan di pelabuhan ASDP Bastiong Kota Ternate. Launcing kawasan wajib masker dipimpin Kapolda Malut Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K. Kamis (18/02/2021).

Saat dikonfirmasi usai Launching, Kapolda Maluku Utara menjelaskan bahwa untuk kawasan ini tidak hanya sebatas melaunching akan tetapi wajib diberlakukan protokol kesehatan.

“Jadi bukan wajib pake masker saja, tapi harus disiplin taati protokol kesehatan yang kita kenal istilah 3M. Jadi nanti disediakan sarana tempat cuci tangan, kemudian atauran jaga jarak, tidak berkerumun serta pengukuran suhu tubuh sebelum masuk kawasan ini,” jelas Kapolda.

Kapolda juga mengatakan di kawasan wajib masker pada pelabuhan ASDP itu juga harus disediakan pos khusus untuk orang yang memiliki gejala terpapar Covid-19.

“Apabila kedapatan orang yang dicurigai terpapar Covid-19 langsung diarahkan ke pos atau tempat isolasi mandiri untuk selanjutnya dilakukan penanganan oleh tenaga kesehatan dari puskesmas setempat,” katanya.

Kawasan wajib masker di pelabuhan ASDP Bastiong juga akan ditempatkan petugas kepolisiandan dan TNI. Salah satu tugas mereka di pos pengawasan itu adalah memberikan masker kepada penumpang atau calon penumpang yang kedapatan tidak memakai masket.

“Apabila ada orang yang tidak memakai masker, kita akan berhentikan dulu untuk memakai masker. Kalau tidak punya masker kita akan berikan masker, karena ini jawasan wajib masker. Selanjutnya kita akan cek suhu tubuhnya,” ujar Jenderal Bintang dua itu.

Kapolda mengatakan, untuk penanganan Covid-19 butuh kerjasama dan sinergitas seluruh pihak.

”Sinergitas tetap harus dilakukan pada setiap kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19, karena TNI dan Polri tidak dapat bekerja sendiri. Di sini nanti ada pos pengawasan dan tim penanggung jawabnya terdiri dari GM ASDP, Dir Polairud Polda Maluku Utara, Walikota Ternate, Kapolres Ternate, dan Dandim 1502/Ternate,” pungkas Kapolda. (Jae-1)

Pos terkait