Warga Desa Roko Korban Banjir Halut Bakal Direlokasi

Tobelo, Haliyora

Plt. Sekda Kabupaten Halmahera Utara Yudihart Noya mengatakan pemerintah bakal merelekosai warga desa Roko, Kecamatan Galela Barat yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Keterangan itu disampaikan Plt. Sekda Halut Yudihart Noya kepada Haliyora, Kamis (28/01/2021).

Kata Yudihart, Pemerintah Pusat akan merelokasi warga desa Roko sebanyak 313 Kepala Keluarga (kk)  atau 1.016 jiwa, yang sementara menempati gedung gereja, gedung sekolah dan Pustu. 

“warga desa roko yang siap direlokasi sebanyak 313 kk atau 1.016 jiwa,” Kata Nany Noya sapaan Yudihart. 

BACA JUGA  Incumben Unggul di Perhitungan Panitia Kabupaten, Pendukung Cakades Belang-Belang Nomor Urut 1 Berang

Ia menjelaskan, pemda Halut telah menyiapkan lokasi baru seluas empat hektar untuk dijadikan pemukiman baru warga Roko.

“Pemda Halut sudah siapkan lahan empat hektar untuk dijadikan pemukiman baru warga Roko yang nanti direlokasi,” ujarnya.

Dijelaskan pula, berdasarkan kajian pemprov Malut dan Pemda Halut, bahwa pemukiman warga Roko yang lama (desa lama) sudah tidak layak huni pasca banjir. ”Berdasarkan kajian sementara,  desa roko tidak bisa dihuni lagi, jadi warganya harus direlokasi ke tempat lain,” ucapnya. 

BACA JUGA  Dilanda Banjir, Sejumlah Rumah Warga dan Fasum di Pulau Makian Rusak Parah

Ia menambahkan, sejak banjir menerjang pemukiman warga desa Roko pada Sabtu (16/01/2021) lalu, sebanyak 85 KK atau 223 jiwa warga masih berada di pengungsian hingga sekarang. Mereka tidak bisa lagi kembali ke rumah mereka lantaran sangat berdekatan dengan sungai Tiabo.

“85 KK masih berada di posko pengungsian,  dan belum bisa kembali ke rumah, karena rumah mereka sangat dekat dengan sungai,” pungkasnya.  (fik-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah