‘Petak Umpet’ Dana PIP Siswa SMP 29 Halsel 

Halsel, Haliyora

Sebanyak 31 siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di Sekolah SMPN 21 Halsel, Desa Pelita Kecamatan Mandioli Utara Kabupaten Halmahera Selatan, belum pernah menerima hak mereka dari pemerintahan Jokowi. Padahal sudah dua kali pencairan. Dalam program itu setiap siswa berhak menerima dan PIP sebesar Rp 750.000.

Diduga  Kepsek SMPN 29 Halsel, Zainudin Anwar main ‘petak umpet’ atas dana PIP itu.

Pasalnya, menurut salah satu orang tua siswa penerima dana PIP bernama jainal (nama samaran), bahwa pada pencairan dana PIP pertama pada Januari-Februari 2020, Zainudin langsung membelanjakan mobiler sekolah senilai Rp 23.250.000  tanpa kesepakatan orang tua siswa penerima bantuan. Padahal dana itu dicairkan melalui rekening siswa penerima.

BACA JUGA  Dua Pimpinan OPD Baru di Halbar Akan Dilantik Pekan Depan

Hal itu disampaikan jainal kepada Haliyora melalui whatsaap, pada Kamis (03/12/2020).

Kata Jainal, dana PIP yang telah dicairkan melalui rekening siswa pertama di bulan Januari-Februari 2020 tidak diserahkan kepada siswa.

“Anggaran PIP itu kan dipriotaskan bagi 31 orang siswa, yang masing-masing dapat Rp 750.000 jadi total Rp 23.250.000. Tapi dana itu digunakan semua oleh kepala sekolah dengan alasan membeli mobuliler sekolah tanpa kesepakatan dengan orang tua siswa,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pemkot Ternate tak Ada Niat Perbaiki Plafon Kantor Walikota yang Rusak Parah 

Lanjutnya, pada pencairan ke dua, bulan november 2020 sampai saat ini belum juga dibagikan kepada siswa. “Tong so curiga dia so pake samua lagi doi itu,” tandas Jainal.

Hingga berita ini dipublis, kepala sekolah tidk dapat dikonfirmasi terkait dana PIP tersebut. Beberapa kali Haliyora mencoba mengontak yang bersangkutan melalui sambungan telpon tetapi tadak diangkat. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah