Pemda Halbar Pertahankan Tiga Asetnya di Ternate

Jailolo, Haliyora

Kabupaten Halmahera Barat adalah pindahan dari kabupaten induk Maluku Utara yang saat itu masih ber-ibukota di Ternate.  Paska pemekaran Kabupaten Maluku Utara menjadi Kota ternate, maka kabupaten Maluku Utara secara otomatis dipindahkan dengan nama kabupaten Halmahera Barat ibukotanya adalah Jailolo.

Tak heran jika pemerintah Kabupaten Halmahera Barat saat ini mengklaim kepemilikan beberapa aset yang ada di Ternate.

Dari sejumlah aset tersebut, menurut sekretaris daerah (Sekda)  Halbar, Syahril Abd. Rajak, ada tiga aset yang masih dipertahankan, sisanya yang lain sudah diserahkan ke pemerintah Kota Ternate.

BACA JUGA  Tunggu Ini, Kejati Malut Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Dana Pinjaman Pemda Halbar

“Kita hanya amankan tiga aset di Ternate, sisanya kita sudah ikhlaskan kepada pemerintah Kota Ternate untuk digunakan atau dipakai. Kan kita sudah punya semua kantor di sini (jailolo), dilelang juga percuma, jadi kita iklaskan saja to. Cuma ada tiga yang kita pertahankan,” ujarnya, Kamis (19/11/2020) di ruang kerjanya.

Tiga aset tersebut, kata Syaril antara lain, gedung bekas kantor Dukcapil Kabupaten Maluku Utara di Dufa-dufa yang akan digunakan untuk rumah singgah bagi anggota DPRD Halbar jika berkunjung atau transit di Ternate. Sementara dua bangunan lainnya masing-masing di Maliaro dan Kayu Merah namun Syahril mengaku lupa namanya. Dua bangunan tersebut bakal digunakan tempat istirahat pejabat Halbar yang berkunjung atau transit di Ternate. “Yang dua itu saya sudah lupa namanya,” ujar Syahril. (Rico-1)

BACA JUGA  Apel Perdana, Bupati Halbar Ajak Ciptakan Persatuan Bangun Halbar Lebih Baik
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah