Nakes Reaktif, Satu Puskesmas di Halut Hentikan Pelayanan

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara

Tobelo, Haliyora

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara (Halut), menutup pelayanan mulai Sabtu, 3 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun wartawan media ini, ditutupnya Puskesmas disebabkan dua orang Dokter dan beberapa Petugas kesehatan puskesmas Galela reaktif saat dilakukan Rapid Tes anti body.

Salah satu petugas yang enggan namanya diberitakan saat dikonfirmasi, Sabtu (3/10), membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan bahwa Puskesmas Galela ditutup lantaran ada beberapa petugas kesehatan yang Reaktif saat di Rapid test anti body beberapa waktu lalu.

Akibat hal ini, Puskesmas galela harus ditutup, sebagaimana surat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Halut nomor 441/1381/2020 tentang penutupan UGD dan Rawat Inap Puskesmas Galela dari tanggal 3 sampai 14 Oktober 2020.

“Saat rapit test anti body, 10 orang petugas kesehatan puskesmas Galela reaktif, bahkan pihak puskesmas sudah membuat pemberitahuan ke masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya, sejumlah tenaga kesehatan puskesmas Galela yang reaktif itu, sementara menjalani karantina mandiri serta akan dilakukan Swab Tes. Sementara seluruh ruangan Puskesmas akan dilakukan penyemprotan Disinfektan.

Di hari yang sama, Kepala dinas Kesehatan (Dinkes) Halut Muhammad Tapi-tapi saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, membenarkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat penutupan Puskesmas Galela, karena 18 orang petugas puskesmas diketahui Reaktif.

“Informasinya ada 18 orang reaktif, ada kecurigaan kuat Positif Covid-19, dan pada senin (5/10) mulai jalni Swab Tes di Ternate,” ungkapnya.

Menurutnya, penutupan Puskesmas hanya pada IGD dan rawat inap, sementara rawat jalan tetap dibuka seperti biasa. “Untuk sementara rawat inap akan diarahkan ke Puskesmas Terdekat,” tutupnya. (Fik-2)

Pos terkait