APBD-P Halsel Disetujui, Aswin: Efek Covid-19, Devisit Rp 20 Miliar

  • Whatsapp
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halsel, Aswin Adam (foto: Asbar/Haliyora.com)

Halsel, Haliyora.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan menyetujui dan menyepakati rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Pengesahan ini melalui Rapat Paripurna yang digelar Rabu (09/9) Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dan dipimpin langsung Ketua DPRD Halsel, Muhlis Djafar.

Terkait dengan laporan kebijakan fiskal yang disampaikan, Haliyora.com menyambangi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halsel, Aswin Adam, pada Rabu (16/9) di Kantornya.

Dalam penjelasannya, Aswin menyatakan bahwa APBD induk yang ditetapkan sebelumnya untuk tahun 2020 sebesar Rp 1.527.315.229.000 dengan belanja pokok Rp 1.520.938.386.600. Sementara pada APBD Perubahan lanjut Aswin, belanja ditetapkan sebesar 1.507.022.011.868, atau devisit sekitar Rp 20 miliar disebabkan covid-19.

Aswin juga menjelaskan, pada APBD Pokok sebelumnya Dana Alokasi Khusus (DAK) ditetapkan sebesar Rp 328 miliar, tetapi karena covid-19 maka dirasionalisasi sebesar Rp 10 miliar.

“situasi Covid-19 jadi DAK dipangkas menjadi Rp 318 miliar,”bebernya

Sementara Ketua Tim Banggar DPRD Halsel Rony Golf, mengatakan Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P)Tahun Anggaran 2020 yang selanjutnya oleh fraksi-fraksi memberikan pandangan politik melalui pandangan umum fraksi terhadap Ranperda tentang perubahan APBD 2020.

“Tujuh fraksi yakni Fraksi Nasdem, Golkar, PKB, PKS, Demokrat, Gerindra, dan Fraksi gabungan dari tiga partai (SPKI) di DPRD Halsel pada substansinya memiliki pandangan yang sama terkait dengan perubahan APBD tahun 2020 dan menyetujui,” katanya. (Asbar_Dr)

Pos terkait