Diterjang Hujan Lebat, Tiga Desa di Haltim Terendam Banjir

  • Whatsapp

Haltim, Haliyora.com

Desa Batu Raja dan Waisuba Kecamatan Wasile, dan Desa Saolat Minamen Kecamatan Wasile Selatan terendam banjir akibat hujan deras mengguyur tiga desa tersebut, pada Sabtu dan Minggu (12-13 /09/2020).

Bacaan Lainnya

Diguyur hujan selama dua hari, sungai yang melintasi wilayah di tiga desa itu meluap dan terjadi banjir.

Warga setempat terkejut mendapat serangan banjir secara tiba-tiba. Warga hanya mampu menyelematkan barang seadanya. Meski demikian, dilaporkan tidak terjadi korban jiwa. Warga hanya mengalami kerugian harta benda yang tak dapat diselamatkan.

Hal ini disampaikan Yulia Pihang, salah satu warga desa Saolat yang juga sebagai korban banjir.

Lewat sambungan telepon, pada Senin (14/09/2020) Yuli menceritakan hujan deras sepanjang Sabtu dan Minggu (12-13/09/2020), membuat sungai yang melintasi tiga desa yakni Desa Batu Raja dan Waisuba Kecamatan Wasile, dan Desa Saolat Minamin Kecamatan Wasile Selatan meluap sehingga mengakibatkan banjir besar di tiga desa itu. Ketinggian air banjir mencapai lutut orang dewasa.

Kata Yuli, banjir terjadi lantaran ulah perusahan tambang yang merusak hutan.” Ini dampak dari kerusakan alam, yang tak lain akibat aktifitas perusahaan pertambangan,” ucapnya.

Ia menambahkn, air sungai meluap hingga membanjiri ruas jalan lintas Halamahera Timur menuju Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.

Meski demikian, Yuli mengaku higga saat ini belum ada pihak pemerintah datang meninjau langsung warga tiga desa yang dilanda musibah banjir.

“Jangankan bantuan, datang lihat warga yang terkena musibah banjir pun tarada. Baik pemerintah maupun pihak lain belum ada yang datang sekedar lihat pa torang,”tuturnya bernada kecewa. (Awhy_1)

Pos terkait