Dipimpin Mekopolhukam, Pemda Halut Ikuti Rakor Pilkada

  • Whatsapp

Tobelo, Haliyora.com

Pemerintah Daerah Halmahera Utara mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, Melalui Video Conference.

Bacaan Lainnya

Rakor diikuti langsung oleh OPD Pemkab Halut secara virtual melalui video conference dari ruang meeting Fredy Tjandua Lantai II kantor Bupati Halut, dihadiri Forkopimda Halmahera Utara.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian , Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, KaBIN dan Kasatgas Covid-19.

Kegiatan yang diikuti Gubernur dan Bupati/Walikota ini membahas disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian melalui video conference mengatakan, pada saat Pilkada nanti agar setiap daerah mengikuti Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian virus covid-19.

Senada, Menkopolhukam M. Mahfud MD juga menjelaskan, dalam implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020, para Gubernur, Bupati dan Walikota diminta untuk menyusun dan menetapkan peraturan yang didalamnya memuat ketentuan diantaranya kewajiban mematuhi protokol kesehatan, perlindungan kesehatan masyarakat dan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan.

“Rapat Koordinasi ini digelar untuk menyamakan persepsi dan langkah-langkah yang diambil dalam implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020, khususnya terkait pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat beserta sanksi atas pelanggaran ketentuan protokol kesehatan,” Kata Mahfud lewat Video conference.

Mahfud MD meminta agar KPU dan Bawaslu bisa merangkul seluruh Bakal Calon dan Parpol untuk sosialisasi peningkatan penerapan protokol kesehatan Covid-19. Jika ada kegiatan yang berakibat mobilisasi massa maka harus melibatkan Forkopinda setempat.

“Jika akan dilaksanakan pertemuan maka disarankan untuk berkoordinasi dengan KPU dan bawaslu yang menyangkut pengamanan Pilkada dan penegakan disiplin serta hukum untuk saling koordinasi dengan pihak kepolisian,” katanya .

Sementara pada kesempatan itu, Ketua KPU RI Arief Budiman menyampaikan, ada 12 hal baru di TPS tanggal 9 Desember mendatang yakni, jumlah pemilih akan dilaksanakan beberapa gelombang disetiap TPS (Gelombang I sekitar 500 Pemilih) , Pengaturan kedatangan, menggunakan sarung tangan, mencuci tangan, cek suhu tubuh, menggunakan masker, menggunakan pelindung wajah, menjaga jarak , KPPS harus dalam kondisi sehat dan fit, tidak bersalaman dan akhir dari pencoblosan dilakukan dengan menggunakan tinta tetes. (Fik_Pm)

Pos terkait