Kadis Kesehatan Malut : Ternate Hitam Pekat, Kinerja Tim Gugus Penanganan Covid-19 Perlu Dievaluasi

  • Whatsapp
Idhar Sidi Umar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara (foto: Istimewa/Google.com)

Ternate, Haliyora.com

Koordinator Divisi Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, dr. Idhar Sidi Umar menyatakan, Kota Ternate sudah menjadi epicentrum penyebaran Covid-19 di Maluku Utara.

Bacaan Lainnya

Pernyataan Idhar itu setelah mencermati angka kenaikan pasien terkonfirmasi positif di Kota Ternate meningkat drastris dalam kurun waktu singkat. Pasien terkonfirmasi positif di Kota ternate kini mencapai 113 orang berdasarkan update Jumat (05/06/2020). Di saat yang sama jumlah pasien terkonfirmasi positif di Maluku Utara bertengger di angka 178 orang. Itu sekaligus mengkonfirmasi Ternate menyumbang 63.4 persen pasien positif Covid-19 di Maluku Utara.

“Jika dilihat dari kurva jumlah kasus Kabupaten/Kota di Maluku Utara saat ini, Kota Ternate menjadi epicentrum Covid-19 di sepuluh kabupeten/ kota di Maluku Utara.”beber Idhar dalam rapat bersama dengan Gugus Kota Ternate, di posko Sahid Hotel, Jumat (5/6/2020).

Kata Idhar, secara nasional kota atau daerah yang menjadi epicentrum itu angka prosentasenya 40 persen dari kasus positif. Jika dilihat grafik angka kasus positif di Maluku Utara sampai saat ini mencapai 178 kasus, sementara Kota Ternate terdapat 113 kasus, itu artinya kota Ternate sudah mencapai 63,4 persen. “jadi bukan hitam lagi tapi hitam pekat namanya,”ketus Idhar.

Di sis lain lanjut Idhar, kenaikan kasus positif di Ternate tidak seimbang dengan angka penyembuhan dan kematian. Lagi-lagi Idhar menunjuk data.

Disebutkan, total jumlah pasein positif Covid-19 di Maluku Utara yang sembuh sebanyak 30 orang dari 178 positif, termasuk di dalamnya 17 pasien sembuh di Kota Ternate diantara 113 pasien terkonfiramasi positif Covid-19 di Kota Bahari Berkesan.

Lebih miris lagi diangka kematian. Kota Ternate merangsek ke posisi pertama dengan angka kematian pasien Covid-19 sebanyak 10 orang dari total 18 pasien meninggal dunia di Maluku Utara.

Tak heran jika Idhar mempertanyakan kinerja Tim Gugus Tugas Kota Ternate pimpinan Burhan Abdurahman.

“Saya bukan bilang Gugus Tugas Kota Ternate tidak bekerja, tetapi kerja yang selama ini dilakukan harus dievaluasi, karena angka kasus positif terus meningkat di kota Ternate,”tandas Idhar. (Jae)

Pos terkait