Ternate, Haliyora.com
Bencana Non Alam pandemic Covid-19 masih mengancam, datang lagi Bencana Alam baru di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.
Seperti dilaporkan Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) kabupaten Pulau Morotai, bahwa pada hari ini, Kamis (04/06/2020) pukul 17.49.40 WIT telah tejadi Gempa Bumi di kabupaten yang dipimpin Bupati Beni Laos.
Di laporkan, Gempa Bumi Tektonik M 7,1 itu menggoncang seluruh wilayah Kabupaten Morotai. Kerusakan gedung dan rumah warga bukan saja terdapat di ibukota Kabupaten tetapi hampir merata di semua kecamatan.
Sedikit melegakan, karena dilaporkan tidak ada korban jiwa. Namun banyak warga kehilangan harta benda.
Data yang diterima Haliyora.com pada Kamis malam (04/06/2020) dari Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPDP Provinsi Maluku Utara, Roni M. Saleh berdasarkan data Sekretaris BPBD Kabupaten Pulau Morotai, disebutkan banyak bangunan rumah penduduk yang mengalami kerusakan, baik kerusakan ringan mapun kerusakan berat di hampir semua kecamatan.
Dilaporkan jumlah bangunan (rumah penduduk) rusak akibat gempa tersebar di lima kecamatan yakni di Kecamatan Morotai Selatan sebanyak dua unit dengan tingkat kerusakan ringan dan berat. Di Kecamatan Morotai Timur tiga bangunan rusak ringan. Morotai Utara 14 bangunan rusak yakni 11 bangunan rusak ringan dan 3 rusak sedang. Morotai Jaya terdapat 17 bangunan rusak yakni enam rusak ringan, 5 rusak sedang dan 5 rusak berat. Dan di Kecamatan Morotai Selatan Barat terdapat 15 bangunan rusak termasuk Gereja GBT Elsadai, Semuanya mengalami kerusakan ringan.
Dengan demikian Total kerusakan gedung akibat gempa bumi di Kabupaten Pulau Morotai sebanyak 52 unit bangunan dengan tingkat kerusakan 37 rusak ringan, delapan rusak sedang dan tujuh rusak berat.
Sampai berita ini di publis, belum diketahui berapa kerugian materi akibat gempa Morotai. (Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!