Pasien Lolos Kabur, Jubir Gustu Malut Sesalkan Pengamanan

  • Whatsapp
ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku Utara, Alwia Assagaf (foto:Andre/Haliyora.com)

Ternate, Haliyora.com

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut), dr Alwia Assagaf rupanya kesal dengan kaburnya pasien positif covid-19 dari lokasi karantina di Shahid Bela Hotel Ternate, Kamis (14/05/2020) siang.

Bacaan Lainnya

Dalam konferensi pers di Posko Gugus tugas Hotel Shahid Bela, di depan wartawan, Alwia menceritakan para pasien tersebut sempat menolak untuk di swab test ulang.

“Namun pada saat diswab (test), kami meminta agar keamanan dan penegak hukum (Gakkum) bersedia untuk masuk ke dalam Ruang Swab. Sudah diatur setuju. Pada saat swab, keamanan tidak datang,” kesalnya.

Pasien Covid-19 Kabur Dari Tempat Karantina (foto: Andre/Haliyora.com)

Selain itu sambungnya, Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) telah membicarakan bersama dengan koordinator Gakkum. “Kami minta kepada tenaga keamanan itu harus ada baik TNI maupun Polri,” tuturnya.

Menurutnya, diawal karantina sampai pada saat ini, yang kemudian berjaga hanyalah Satuan Pol Pamong Praja. “Dalam satu kali hanya shift tiga orang sehingga tidak mampu,” ungkap Alwia.

Lebih jauh Alwia menjelaskan berjalannya waktu, pihaknya kemudian meminta Gakum TNI dan Polri untuk standby dikarenakan mulai ada kekacauan dalam lokasi karantina.

“Gakum tidak mau kami atur jadwal di mana stay lantai satu, lantai dua, lantai tiga dan empat. Tidak mau diatur. Mereka minta mereka mengatur sendiri. Lalu satu hari, dua hari tidak ada lagi, sampai pasien itu keluar,” bebernya. (Andre)

Pos terkait