Pemprov Malut Diminta Bantu Pulangkan Warga Gorontalo

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.com

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Ternate telah memberangkatkan 57 warga Sulawesi Utara (Sulut) ke Bitung dengan KM Permata Obi pada Selasa (12/05/2020) dini hari. Namun, masih ada 13 warga Sulut dan 25 orang warga Gorontalo lainnya yang tertahan di Pelabuhan Ahmad Yani Kota Ternate.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya 13 warga Sulut itu akan diberangkatkan bersama 57 orang lainnya pada Selasa dini hari itu. Namun karena masih terganjal dokumen sehingga 13 orang masih ditahan petugas. Adapun 25 warga Gorontalo masih tertahan lantaran Pemerintah Provinsi Gorontalo sendiri tidak menerima kepulangan mereka.

Kepala Bidang Operasi Tim Gugus Tugas kota Ternate Mochammad Arif Gani, saat diwawancarai oleh awak media berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara bisa berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk membicarakan kepulangan warga mereka yang sudah beberapa lama terkatung-katung di Ternate.

“Kami berharap ada kordinasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Provinsi Gorontalo agar warga Gorontalo dan Sulut itu cepat pulang kampung,” imbuh Arif.

Kata Arif, pihaknya hanya minta Pemprov Malut lakukan kontak dan berkoordinasi dengan kedua Pemda itu. Soal kelengkapan dokumen atau adminstrasi akan dibantu Gugust ugas Kota Ternate.

“Kami berharap secepatnya mereka mengurus dokumen-dokumen agar mereka bisa berangkat pada hari Jumat dengan Kapal Permata Bunda. Yang jelas soal pengurusan administrasi tetap kami di Gugus Tugas Kota akan membantu,” janji Arif. (Sam)

Pos terkait