Ternate Haliyora.com
57 warga asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang sempat tertahan beberapa hari di Ternate karena ketiadaan akses ke daerah asalnya, telah berhasil dipulangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut), Selasa (12/05/2020) dinihari dengan KM Permata Obi menuju Bitung, Sulut.
Sayangnya, upaya untuk memulangkan 25 orang asal Provinsi Gorontalo oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, gagal dilakukan. Pasalnya, koordinasi dengan Pemprov Gorontalo belum berhasil dilakukan untuk memulangkan mereka.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, Taher Lautuba saat diwawancarai wartawan menyampaikan, batalnya kepulangan warga Gotontalo itu disebabkan pemerintah setempat masih menutup akses masuknya.
“Saya sudah menghubungi Kepala Dinas Perhubungan Gorontalo. Namun mereka bersikeras tidak akan menerima lagi warganya karena Gorontalo sendiri sudah diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB),” ungkapnya.
Jumlah warga asal Gorontalo sesuai data yang ada berjumlah 25 orang. Kata Taher, mereka sudah berada di Ternate dan terkatung-katung di Pelabuhan Ahmad Yani selama tiga hari.
“Harapannya semoga saja secepatnya ada mediasi pemerintah (Provinsi) Maluku Utara bersama pemerintah Gorontalo agar supaya mereka yang ada bisa diberangkatkan,” pungkasnya. (Viko)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!