Lagi, Pasien Isolasi Covid-19 Tanyakan Status Penyakitnya

- Editor

Sabtu, 2 Mei 2020 - 20:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Para pasien yang divonis mengidap Covid-19 atau terpapar virus Corona yang sementara menjalani isolasi di RSUD Chasan Boesoeri, kembali mempertanyakan status kesehatan mereka.

Dalam video singkat yang dikirimkan ke redaksi Haliyora.com via layanan pesan whatsapp, para pasien umumnya berjenis kelamin laki-laki itu, merasa heran mereka masih terus menjalani isolasi dan tanpa ada kejelasan status sakitnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Inilah sepenggal cerita Pasien Positif Covid-19 yang sementara diisolasi di RSUD Chasan Boesoeiri Ternate

Dikirim oleh Haliyora.com pada Jumat, 01 Mei 2020


Dalam video itu memperlihat sekitar empat orang pria, dan pria yang mengambil gambar menyapa mereka. umumnya mereka mengaku dalam kondisi sehat walafiat tanpa ada gejala sedang mengidap Covid-19.

BACA JUGA  Jumlah Transmisi Lokal Tertinggi, Ini Status Resiko Ternate

“Kami merasa sehat-sehat. Tidak batuk, tidak demam dan gejala lain yang bisa dikatakan mengidap Covid-19,” ujar salah satu pasien dalam video yang berdurasi sekitar 1 menit 20 detik itu.

Dalam video itu juga, mereka merasa heran dengan kondisi pelayanan medis yang mereka terima. “Kalo orang sakit itu terpapar tidak berdaya, ada perawatan khusus. Ini obat juga tarada (tidak diberikan),” sebutnya.

Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari RSUD Chasan Boesoeri. namun sebelumnya sebagaimana pernah diberitakan, pihak rumah sakit mengaku rutin memberikan obat dan mengontrol para pasien lewat kamera cctv.


Bagaimana tanggapan pihak RSUD Chasan Boesoeri soal curhat “bocoran” perlakuan yang diterima para pasien Covid-19 di ruang isolasi RS tersebut?
Baca beritanya disini
#TetapDiRumah
#LawanCovid19
#Haliyora

Dikirim oleh Haliyora.com pada Kamis, 30 April 2020


Menurut Wakil Direktur Pelayanan, dr. Jubaida Drakel, seluruh pasien yang sedang menjalani perawatan itu diperlakukan layaknya pengobatan terhadap pasien yang sakit dengan memperhatikan segala prosedur yang telah ditetapkan.

BACA JUGA  Aktivitas Warga Tetap Normal Pasca Erupsi Gamalama

“Pasien dijenguk dalam empat shift. Yakni pada pukul 06.00 pagi hingga jam 12 siang, lalu sampai jam 18.00 sore. Selanjutnya antara jam 6 sampai jam 12 tengah malam hingga jam 6 pagi. Jadi dalam satu hari itu ada empat kali jenguk serta diberi makan minum dan obat,” tuturnya. (red)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 22:16 WIT

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Jumat, 5 April 2024 - 17:34 WIT

Dapat Dukungan Gerindra, Mislan Syarif Siap Calon Bupati Taliabu

Berita Terbaru

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

Pasar cabai dan tomat (foto ilustrasi)

Headline

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Minggu, 7 Apr 2024 - 22:16 WIT

error: Konten diproteksi !!