Anggota Komisi III DPRD Malut Nilai Kebijakan Tutup Akses Ternate – Manado Kurang Tepat

Ternate, Haliyora.Com

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara, Husni Bopeng, menilai langkah gubernur Abdul Gani Kasuba menutup jalur perhubungan laut maupun udara Ternate-Manado dengan alasan untuk mencegah penyebaran virus corona adalah langkah yang kurang tepat.

Saat di konfirmasi Haliyora.com via watsaap, Rabu (18/03) Ia mengatakan, langkah pemprov menutup akses transportasi jalur Ternate-Manado, bukanlah jalan satu-satunya untuk terhindar dari ancaman virus corona.

BACA JUGA  Pemkot Tikep Sosialisasi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Menurutnya, langkah yang paling penting dan efektif untuk menghindari ancaman virus corona adalah tindakan medis.

Menutup akses transportasi Ternate-Manado sambung Husni, akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Lantaran Manado adalah sentral ketergantungan atas pasokan beberapa jenis kebutuhan pokok masyarakat Maluku Utara.

“Pemprov juga harus melihat pedagang-pedagang kecil yang masih banyak bergantung pada Manado seperti pasokan sayur-sayuran dan lain-lain”, kata politisi Nasdem itu.

BACA JUGA  Pemprov Malut Realokasi Rp 148 M untuk Corona, Dinas PUPR Terbesar

Wanita yang biasa disapa Nini Bopeng itu mengatakan, bila semua akses transportasi ditutup maka kita akan terisolasi, dan dampaknya sangat berpengaruh terhadap ekonomi daerah.

Sebab ketergantungan daerah amat besar dari luar, konsekuensinya sudah pasti berdampak pada tinghinya biaya hidup, dan pihak yang sangat merasakan dampak itu adalah masyarakat kelas menengah ke bawah. (Andre)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah