Anggota Komisi III DPRD Malut Nilai Kebijakan Tutup Akses Ternate – Manado Kurang Tepat

- Editor

Rabu, 18 Maret 2020 - 16:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.Com

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara, Husni Bopeng, menilai langkah gubernur Abdul Gani Kasuba menutup jalur perhubungan laut maupun udara Ternate-Manado dengan alasan untuk mencegah penyebaran virus corona adalah langkah yang kurang tepat.

Saat di konfirmasi Haliyora.com via watsaap, Rabu (18/03) Ia mengatakan, langkah pemprov menutup akses transportasi jalur Ternate-Manado, bukanlah jalan satu-satunya untuk terhindar dari ancaman virus corona.

Menurutnya, langkah yang paling penting dan efektif untuk menghindari ancaman virus corona adalah tindakan medis.

Menutup akses transportasi Ternate-Manado sambung Husni, akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Lantaran Manado adalah sentral ketergantungan atas pasokan beberapa jenis kebutuhan pokok masyarakat Maluku Utara.

“Pemprov juga harus melihat pedagang-pedagang kecil yang masih banyak bergantung pada Manado seperti pasokan sayur-sayuran dan lain-lain”, kata politisi Nasdem itu.

BACA JUGA  Mediasi Sengketa Lahan, DPRD Pulau Morotai Akan Libatkan Kesultanan

Wanita yang biasa disapa Nini Bopeng itu mengatakan, bila semua akses transportasi ditutup maka kita akan terisolasi, dan dampaknya sangat berpengaruh terhadap ekonomi daerah.

Sebab ketergantungan daerah amat besar dari luar, konsekuensinya sudah pasti berdampak pada tinghinya biaya hidup, dan pihak yang sangat merasakan dampak itu adalah masyarakat kelas menengah ke bawah. (Andre)

Berita Terkait

Pemkot Ternate Segera Bentuk Pansel Lelang Dua Jabatan OPD, Samin : Tinggal Tunggu Ini
Pemprov Audit Investigasi Proyek LPT Dikbud Maluku Utara
Siap-siap, Pemkot Ternate Segera Lelang Dua Jabatan Kepala Dinas
Pj Gubernur Maluku Utara Beri Istruksi ke OPD, Kepala Inspektorat : Jika tak Mampu Baiknya Undur Diri
ASN Ngeluh, Pemda Taliabu Nunggak Bayar Kekurangan Gaji 8 Persen 
Nyanyian Kadikbud Malut Soal Dugaan Penyelewengan Anggaran Proyek LPT Disambut Pj Gubernur 
Dua Kali Berturut-turut Pemprov Malut Raih WDP, Ternyata Ini Salah Satu Penyebabnya
Desakan Pencopotan Imran Yakub dari Jabatan Kadikbud, Ini Respon Pj Gubernur Malut
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:34 WIT

Anak Eks Gubernur Malut Pinjam Duit ke Bos Tambang, Bangun Losmen Tapi Keburu Disegel KPK

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:18 WIT

Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:09 WIT

Rusak Ekologi, Formalintang Jakarta Tolak Kehadiran Tambang di Pulau Fau Maluku Utara

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:25 WIT

Syarat Raih Rekomendasi NasDem, Bakal Calon Gubernur Maluku Utara Harus Pahami Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:32 WIT

Elegi Honorer K2 di Kota Ternate, Puluhan Tahun Mengabdi Tapi Belum Diangkat jadi Pegawai

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:52 WIT

Sidang Kasus Mantan Gubernur Malut : Ajudan Terima Rp 4 M, Kadis P3A Setor Rp 500 Juta

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:54 WIT

Pekerjaan Lanjutan Pelabuhan Hiri Ternate Tunggu Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:46 WIT

Siapkan Ini, Pemkot Ternate Bakal Tindak Pedagang yang Jual Hewan Kurban di Pinggir Jalan

Berita Terbaru

Akademisi Unkhair Ternate, Muamil Sunan

Headline

Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda

Rabu, 12 Jun 2024 - 22:18 WIT

error: Konten diproteksi !!