Anggota Komisi III DPRD Malut Nilai Kebijakan Tutup Akses Ternate – Manado Kurang Tepat

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.Com

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara, Husni Bopeng, menilai langkah gubernur Abdul Gani Kasuba menutup jalur perhubungan laut maupun udara Ternate-Manado dengan alasan untuk mencegah penyebaran virus corona adalah langkah yang kurang tepat.

Bacaan Lainnya

Saat di konfirmasi Haliyora.com via watsaap, Rabu (18/03) Ia mengatakan, langkah pemprov menutup akses transportasi jalur Ternate-Manado, bukanlah jalan satu-satunya untuk terhindar dari ancaman virus corona.

Menurutnya, langkah yang paling penting dan efektif untuk menghindari ancaman virus corona adalah tindakan medis.

Menutup akses transportasi Ternate-Manado sambung Husni, akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Lantaran Manado adalah sentral ketergantungan atas pasokan beberapa jenis kebutuhan pokok masyarakat Maluku Utara.

“Pemprov juga harus melihat pedagang-pedagang kecil yang masih banyak bergantung pada Manado seperti pasokan sayur-sayuran dan lain-lain”, kata politisi Nasdem itu.

Wanita yang biasa disapa Nini Bopeng itu mengatakan, bila semua akses transportasi ditutup maka kita akan terisolasi, dan dampaknya sangat berpengaruh terhadap ekonomi daerah.

Sebab ketergantungan daerah amat besar dari luar, konsekuensinya sudah pasti berdampak pada tinghinya biaya hidup, dan pihak yang sangat merasakan dampak itu adalah masyarakat kelas menengah ke bawah. (Andre)

Pos terkait