TKD Dipangkas, Pemkot Ternate Minta Transfer Pusat Kembali Normal

Ia menegaskan evaluasi implementasi program harus dilakukan sejak dini agar target pembangunan nasional dan daerah dapat tercapai.

“Ukuran-ukuran itu harus dilakukan dari sekarang sehingga capaian maupun kendalanya bisa segera dievaluasi untuk mencapai tujuan bersama dalam RPJMN Presiden, RPJMD Gubernur, maupun RPJMD 10 bupati dan wali kota di Maluku Utara,” ujar Rizal.

Meski demikian, Rizal menyebut pemerintah daerah pada prinsipnya tetap menjalankan kebijakan nasional melalui program yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing.

BACA JUGA  Oknum Lurah di Ternate Jadi Tersangka Kasus Pencurian, Begini Kronologinya

“Yang dilihat sebenarnya adalah keselarasan kebijakannya. Wali kota dan bupati itu pada dasarnya sudah melaksanakan kebijakan nasional juga, meskipun bentuk program kegiatannya bisa berbeda, tetapi tujuannya sama,” katanya.

Pemkot Ternate, lanjut Rizal, telah meminta Bappelitbangda melakukan evaluasi tingkat keselarasan program daerah dengan kebijakan nasional.

“Makanya saya meminta Bappelitbangda setelah ini melakukan report kepada saya untuk melihat sejauh mana keselarasannya di Kota Ternate,” tambahnya.

BACA JUGA  Kondisi Gedung SMPN Unggulan 1 Pulau Morotai Memprihatinkan

Rizal berharap kondisi TKD kembali normal agar program strategis nasional dan daerah dapat berjalan optimal.

“Untuk Kota Ternate saya justru berharap TKD tadi bisa kembali normal sehingga apa yang menjadi program strategis nasional dan daerah itu bisa berjalan baik untuk mencapai target-target pembangunan,” pungkasnya. (RFN/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah