Tambang Melambat, Uang Mengering: Buruh di Pulau Gebe Terancam Kehilangan Nafkah

Menurut dia, pemerintah seharusnya mempertimbangkan dampak sosial sebelum menetapkan kebijakan di sektor strategis. Ia menegaskan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan adanya tekanan nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

GAMPI Gebe juga mendesak agar persoalan ini segera dibahas di tingkat pusat. Mereka meminta anggota DPR RI Komisi XII yang membidangi energi dan pertambangan untuk turun tangan, termasuk memperjuangkan normalisasi kuota RKAB.

BACA JUGA  2 Dubes Negara Sahabat Dipastikan Hadiri FTW Sula

Ibnu menyebut harapan masyarakat tertuju pada legislator yang dinilai memahami kondisi Pulau Gebe. “Kami berharap ada keberpihakan nyata agar aktivitas ekonomi bisa pulih,” ujarnya.

Menurut GAMPI, normalisasi RKAB menjadi langkah penting untuk mengembalikan stabilitas ekonomi. Mereka meyakini, jika operasional tambang kembali berjalan penuh, maka lapangan kerja akan pulih dan daya beli masyarakat meningkat.

BACA JUGA  Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini

Momentum Hari Buruh, kata Ibnu, seharusnya menjadi pengingat bagi pemerintah bahwa kebijakan ekonomi tidak bisa dilepaskan dari perlindungan terhadap pekerja. “Ini bukan hanya soal angka produksi, tapi soal keberlangsungan hidup masyarakat,” tandasnya. (RJ/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah