Awal Tahun Lesu, Realisasi Belanja Pemkot Ternate Belum Tembus 20 Persen: Pendapatan Tinggi

Ternate, Maluku Utara – Pemerintah Kota Ternate mencatat realisasi belanja daerah pada triwulan I tahun anggaran 2026 mencapai Rp 162,97 miliar. Angka tersebut setara dengan 16,69 persen dari total pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 976,02 miliar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate, Amiruddin Abd Hamid, menjelaskan bahwa realisasi belanja masih didominasi oleh belanja operasi yang memiliki porsi terbesar dalam struktur anggaran daerah.

BACA JUGA  Wagub Al Yasin Ungkap Pimpinan OPD yang Bakal Digeser

“Belanja operasi menjadi komponen utama dengan realisasi mencapai Rp 156,827 miliar atau 16,99 persen dari total pagu Rp 922,543 miliar,” kata Amiruddin, Selasa (7/4/2026).

Ia merinci, belanja operasi tersebut mencakup sejumlah pos utama, antara lain belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah, serta belanja bantuan sosial yang rutin dialokasikan setiap tahun anggaran.

Sementara itu, serapan belanja modal tercatat masih relatif rendah. Dari total pagu sebesar Rp 46,277 miliar, realisasinya baru mencapai Rp 5,843 miliar atau 12,62 persen. Belanja modal sendiri meliputi pengeluaran untuk pengadaan aset seperti tanah, peralatan dan mesin, pembangunan gedung dan bangunan, serta infrastruktur jalan, jaringan, dan irigasi.

BACA JUGA  Capaian Pajak Daerah Pemkot Ternate Tembus 99 Persen

“Untuk belanja tidak terduga, realisasinya masih sangat kecil, yakni Rp 299,1 juta atau sekitar 4,15 persen dari pagu Rp 7,199 miliar,” ujarnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah