HUT ke-17 Morotai, Wakil Bupati Ajak Hilangkan Sekat: Kemajuan Daerah Tanggung Jawab Bersama

Daruba, Maluku Utara – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Pulau Morotai menjadi momentum refleksi sekaligus ajakan memperkuat persatuan di tengah tantangan pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, dalam sidang paripurna istimewa DPRD yang digelar di Daruba, Senin (30/3/2026).

Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Rio mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghilangkan sekat-sekat yang berpotensi menghambat kemajuan daerah. “Kemajuan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

17 Tahun Morotai: Dibangun dari Kebersamaan dan Pengabdian

Rio menekankan bahwa perjalanan 17 tahun Kabupaten Pulau Morotai tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak.

Menurut dia, pembangunan daerah terus diarahkan pada visi Morotai Unggul, Adil, dan Sejahtera, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, termasuk pemangkasan dana transfer lebih dari Rp145 miliar.

Namun demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA  Libatkan Organisasi Profesi, Dinkes Kota Ternate Gelar Kegiatan P3TK

Bansos Meluas, Dari 800 Jadi 3.000 Penerima

Salah satu langkah nyata yang disoroti adalah perluasan bantuan sosial. Jika sebelumnya hanya menyasar sekitar 800 penerima, kini jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 3.000 orang pada 2026.

Penerima bantuan mencakup kelompok rentan seperti: Janda, Lansia, dan Penyandang disabilitas.

Selain itu, pemerintah juga menjalankan program: Beasiswa pendidikan, Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), dan Dukungan pembangunan rumah ibadah. “Ini bukan sekadar janji politik, tetapi bukti kehadiran negara,” ujar Rio.

Tetap Bergerak di Tengah Keterbatasan Anggaran

Di tengah tekanan fiskal, Pemkab Morotai tetap berkomitmen mendukung program nasional seperti: Koperasi Merah Putih, Makan bergizi gratis, dan Sekolah rakyat.

Rio mengakui program-program tersebut membutuhkan kesiapan anggaran dan infrastruktur yang tidak kecil. Namun, ia menegaskan bahwa pengabdian tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan.

BACA JUGA  Wabup Rio Cristian Tinjau Kesiapan Lokasi Morotai Festival 2025

Fokus Ekonomi Rakyat: Dari Jalan Tani hingga Kampung Nelayan

Untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, pemerintah daerah mendorong: Pembangunan jalan tani, Ketahanan pangan, dan Pengembangan kampung nelayan.

Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

Momentum Refleksi: Sinergi Eksekutif dan Legislatif Diperkuat

Mengusung tema “Bersinergi Mewujudkan Morotai Unggul, Adil, dan Sejahtera”, Rio menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD.

Menurutnya, peringatan HUT bukan sekadar seremoni, melainkan ruang evaluasi bersama. “Yang diuji bukan hanya kemampuan merancang anggaran, tetapi keberanian untuk berpihak pada rakyat,” katanya.

Singkirkan Perbedaan, Utamakan Persatuan

Menutup sambutannya, Rio menyampaikan pesan yang kuat dan humanis: pembangunan tidak akan berhasil tanpa persatuan.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mengesampingkan perbedaan yang dapat memecah belah. “Mari kita hilangkan sekat-sekat yang menghambat kebersamaan,” pungkasnya. (Redaksi)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah