Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Pulau Morotai, Ramlan Drakel, memastikan stok BBM di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman.
Menurutnya, keterlambatan distribusi hanya terjadi beberapa jam karena menunggu aktivitas ibadah masyarakat setempat selesai.
“Pembongkaran dari kapal ditunda sedikit karena warga di Desa Waringin masih ibadah. Setelah selesai, minyak langsung dibongkar untuk disalurkan ke SPBU,” jelas Ramlan.
Ia juga menyebut SPBU telah mengajukan penambahan pasokan BBM yang dijadwalkan kembali masuk pada Rabu mendatang.
Ramlan menegaskan ketersediaan BBM di Morotai dipastikan tetap aman hingga periode Ramadhan dan Idul Fitri. “Selama Ramadhan sampai Lebaran, stok BBM di Morotai masih aman dan stabil,” tegasnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!