Weda, Maluku Utara — Pelayanan kesehatan di RSUD Weda sempat terhenti akibat aksi mogok kerja sejumlah dokter spesialis. Aksi tersebut dipicu oleh tunggakan pembayaran gaji dan insentif yang belum dibayarkan selama dua bulan terakhir.
Dampaknya, sejumlah pasien yang datang untuk berobat tidak dapat memperoleh layanan medis. Beberapa pasien mengaku telah menunggu cukup lama sebelum akhirnya diberitahu bahwa dokter spesialis tidak bertugas.
“Kami datang untuk pemeriksaan penyakit dalam, tetapi petugas menyampaikan dokter belum bisa melayani,” ujar salah satu pasien kepada wartawan, Rabu (25/2/2026)
Direktur RSUD Weda, dr. Sukri Soamole, membenarkan adanya keterlambatan pembayaran gaji dan insentif tenaga medis. Ia menjelaskan bahwa kendala terjadi pada proses administrasi Surat Keputusan (SK) yang menjadi dasar pencairan anggaran.
“Pembayaran gaji memang terkendala SK. Namun bendahara sudah mengajukan permintaan pencairan dan sedang diproses. Tunggakan akan segera diselesaikan, dan direncanakan pelayanan hari ini mulai kembali berjalan,” katanya. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!