DLH Maluku Utara Bantah Hasil Riset Teluk Weda Tercemar Logam Berat

Sofifi, Maluku Utara – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara membantah hasil riset yang mengungkapkan adanya kontaminasi logam berat, termasuk merkuri, pada ikan dan tubuh manusia akibat pencemaran di wilayah Teluk Weda, Halmahera Tengah.

Hasil penelitian yang dirilis tahun 2024 oleh NEXUS3 Foundation bekerja sama dengan Universitas Tadulako (Untad), serta riset sebelumnya oleh WALHI dan akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate pada 2023, menunjukkan penurunan kualitas lingkungan di wilayah tersebut, termasuk kontaminasi di sungai Ake Jira dan Ake Sagea.

BACA JUGA  Suara Lirih Pedagang Kecil untuk Satpol PP Morotai: Kami Cari Makan, Bukan Penjahat

Kedua sungai dilaporkan mengalami penurunan kualitas air dari kelas I menjadi kelas III, dengan kandungan logam berat seperti nikel dan kromium yang melampaui ambang batas.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah