Terkait kebutuhan prioritas, Basirun menyebutkan sejumlah formasi yang dinilai mendesak di Pulau Morotai, yakni tenaga kesehatan, guru Taman Kanak-Kanak (TK)/PAUD, serta tenaga teknis di bidang teknologi informasi (IT).
“Sekarang ini yang sangat dibutuhkan dan sangat kurang itu tenaga kesehatan. Kemudian tenaga guru, khususnya guru TK/PAUD, dan tenaga teknis,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebutuhan tenaga IT menjadi perhatian serius karena keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus di bidang tersebut.
“Jadi tenaga teknis, khusus tenaga IT, kita di Morotai masih kurang. Dalam arti yang betul-betul punya kemampuan IT itu yang masih kurang di Morotai. Itu yang sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Namun demikian, Basirun menegaskan bahwa pengusulan formasi nantinya tetap akan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah. Menurut dia, kondisi keuangan daerah saat ini masih dalam tahap efisiensi sehingga perlu perhitungan matang sebelum menetapkan jumlah usulan formasi.
“Karena saat ini efisien, makanya kita lihat dulu kemampuan keuangan daerah seperti apa. Nah, di situ baru kita usulkan sesuai kemampuan fiskal,” jelasnya. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!