Gubernur Sherly Minta Daerah Penghasil Tambang Alokasikan Belanja 15 Persen untuk Sektor Ini

Sherly mengingatkan, jika ada satu daerah yang kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif, maka status Universal Health Coverage (UHC) prioritas Maluku Utara dapat terancam hilang. Dampaknya, masyarakat harus menunggu hingga satu bulan untuk aktivasi kembali BPJS Kesehatan.

“Bayangkan kalau ada warga yang mengalami kecelakaan dan BPJS-nya tidak aktif. Untuk aktif kembali butuh waktu satu bulan. Bagaimana kalau dia harus segera dioperasi,” ujarnya.

BACA JUGA  APBD Malut Dipangkas Rp 800 Miliar, Gubernur Sherly Tjoanda Pastikan TPP ASN Tak Dipotong

Menurut Sherly, UHC prioritas sangat dibutuhkan karena memungkinkan aktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan dalam waktu singkat, sehingga masyarakat bisa langsung mendapatkan pelayanan kesehatan, sementara rumah sakit juga tetap memperoleh pembiayaan layanan.

“Kalau semua tertib, bupati tidak terima WhatsApp dari warga, gubernur juga tidak terima WhatsApp dari warga karena semuanya bahagia. Jadi tinggal alokasikan anggarannya,” pungkas Sherly. (RS/Red)

BACA JUGA  Kota Weda Diterjang Banjir, Bupati Halteng Gandeng BWS Malut Cari Solusi
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah