Daruba, Maluku Utara – Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, mengecam pihak kontraktor yang dinilai lambat menyelesaikan pembangunan talud di Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan.
Hingga lebih dari 100 hari pelaksanaan, progres pekerjaan talud tersebut belum menunjukkan hasil signifikan. Padahal, sebagian anggaran telah dicairkan oleh BPKAD Morotai pada 29 September 2025 sebesar Rp1,2 miliar dari total nilai proyek Rp4,1 miliar. Namun menjelang batas waktu kontrak, progres fisik baru mencapai sekitar 65 persen.
“Bagaimana bisa terlambat begini, sementara batas waktu tidak lama lagi,” tegas Bupati Rusli saat menegur salah satu pengawas proyek saat melakukan inspeksi lapangan di Desa Yayasan, Rabu (3/12/2025).
Ia meminta pihak kontraktor segera mempercepat pekerjaan. “Saya minta diselesaikan secepatnya. Waktu sudah mepet,” ujarnya dengan nada tegas.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!