Marwan berharap agar pengalaman umroh ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para jamaah secara pribadi, tetapi juga mampu membawa dampak positif bagi masyarakat setibanya mereka di tanah air.
Plt. Kabag Kesra Setda Pemda Pulau Morotai, Sibli Sibua, menjelaskan bahwa umroh ini merupakan penghargaan dari program kerja Pemerintah Daerah Pulau Morotai. Program ini tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai negeri sipil atas dedikasinya selama bertugas.
“Sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Pulau Morotai Nomor: 100.3.3.2/370/KPTS/PM/2025 tentang penetapan peserta kegiatan ibadah umroh atas biaya Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai tahun 2025,” kata Sibli.
Ia juga menjelaskan bahwa pembiayaan program umroh ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Mereka yang mendapatkan jatah umroh tahun ini sesuai kuota sebanyak 6 orang terdiri dari pensiunan ASN. Sedangkan sisanya lewat jalur mandiri.
“Jadi, yang berangkat adalah 6 orang mantan pensiunan ASN di lingkungan Pemda Pulau Morotai dan 3 orang yang menggunakan jalur mandiri, sehingga total jamaah umroh Morotai pada tahun ini sebanyak 9 orang,” tutupnya
Adapun para jamaah umroh asal Morotai ini diberangkatkan dari Pelabuhan Imam Lastori pada Sabtu besok (01/11) menuju Ternate. Kemudian pada Senin (02/11) dari Ternate diberangkatkan menuju Jakarta dan dari Jakarta berangkatkan menuju Jeddah, Arab Saudi. (*RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!