Masuknya babak kedua, para coach merotasi sejumlah pemain mereka untuk mengubah arah permainan. Hasil perubahan ini membawa dampak signifikan bagi kedua tim, terutama bagi pasukan Laskar Kie Raha yang tampil lebih dominan dalam melancarkan serangan ke gawang yang dijaga ketat Arthur A.
Walau terus mendapat tekanan, tetapi para pemain Semen Padang masih bisa mendeley permainan. Bahkan satu kans gol Malut United di depan gawang pada menit 50-an bisa dipatahkan penjaga Arthur.
Pada menit ke-76, wasit menunjuk titik putih untuk Malut United setelah pemain Semen Padang dianggap melakukan handball di kotak penalti. Keputusan itu sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum penalti disahkan. Tyronne pun berhasil menuntaskan tugasnya sebagai algojo dengan sempurna.
Pasukan Kabau Sirah sempat menebar ancaman melalui serangan balik, akan tetapi tak ada gol yang tercipta hingga laga usai. Keunggulan Malut United bertahan hingga laga usai.
Dengan kemenangan tipis 1-0, Malut United mengoleksi 17 poin dan naik ke posisi 3 klasmen sementara BRI Super League musim 2025-2026. Sedangkan Semen Padang berada didasar klasmen dengan hanya mengumpulkan 4 poin di pertengahan musim. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!