Ia menambahkan, dua sekolah di Kelurahan Fitu menjalani proses belajar-mengajar pada siang hari, sehingga makanan dikirimkan lebih lambat dibanding sekolah lain.
Meski demikian, keluhan tetap muncul. Beberapa siswa mengeluhkan menu makanan yang disajikan, khususnya terkait bahan makanan seperti ikan yang menyebabkan rasa gatal. Mutia mengakui hal ini dan menyatakan bahwa evaluasi terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas menu.
“Kami juga mulai menyalurkan makanan ringan pada hari Sabtu, khusus untuk siswa-siswi yang membutuhkan. Mudah-mudahan sudah bisa berjalan minggu ini,” lanjutnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!