Media ini telah berupaya mengonfirmasi hal tersebut kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Ari Junaidi, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan.
Sementara itu, Kepala BPKAD Pulau Morotai, Adhar Andi Sunding, membenarkan adanya pencairan tahap pertama.
“Iya, untuk proyek talud di Yayasan sudah dicairkan uang muka sekitar Rp 1,2 miliar,” singkatnya saat dikonfirmasi beberapa pekan lalu.
Diketahui, proyek talud ini didanai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 4.150.450.000, dan masa pengerjaan selama 120 hari kalender. Hingga kini, publik menanti komitmen penyelesaian proyek sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!