Tobelo, Maluku Utara – Angka kasus kekurangan gizi atau stunting di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) kembali mengalami peningkatan sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Berdasarkan data yang diperoleh dari Pemkab Halmahera Utara, tercatat ada 1.121 anak mengalami stunting, dengan persentase 13,86 persen.
Padahal, pada tahun sebelumnya angka stunting sempat menunjukkan tren penurunan. Pada tahun 2024, jumlah kasus tercatat 1.097 anak atau 14 persen, turun cukup signifikan dibanding tahun 2023 yang mencapai 1.216 kasus atau 17,9 persen.
Adapun kenaikan kembali terjadi pada tahun 2025 ini, di mana menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat upaya penurunan stunting telah menjadi salah satu program prioritas nasional.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan, Selphianus Herman Kaya, belum mengeluarkan tanggapan resminya saat dihubungi Haliyora.id. Hanya pesan singkat yang mengisyaratkan jangan diganggu. “Maaf, ada rapat,” pendeknya melalui whatsApp. (RR/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!