DJPb Malut Soroti Sejumlah Tantangan dalam Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih

Ternate, Maluku Utara – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Maluku Utara mengungkapkan sejumlah tantangan yang masih harus diatasi dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah tersebut.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Maluku Utara, Sakop, menyampaikan hal ini dalam kegiatan media briefing rutin “Torang Pe APBN” edisi September 2025, yang digelar di Kantor DJPb Malut, Senin (29/9/2025).

BACA JUGA  Ampera Haltim Beraksi di Kantor Bupati

Dalam paparannya, Sakop menyebutkan bahwa berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara, saat ini terdapat 1.185 unit KDMP yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan, serta 680 unit BUMDes dan BUMDes Bersama.

Namun, ia menegaskan bahwa berbagai tantangan masih membayangi operasional KDMP.

“Tantangan yang dihadapi antara lain skala ekonomi desa yang masih kecil, rendahnya literasi keuangan, adanya mispersepsi terhadap skema pembiayaan, kapasitas SDM yang terbatas, serta rendahnya adaptasi terhadap teknologi,” ujar Sakop.

BACA JUGA  Tahun 2023, Dispertan Tikep Keciprat DAK Rp 13,7 Miliar Dari Pusat
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah